Skip to content

Inilah Transkrip Rekaman KPK (1-2), Anggodo feat Wisnu Subroto (Ada Susno Duadji)

November 3, 2009

Berikut transkrip rekaman yang diperdengarkan secara terbuka di sidang Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Selasa (3/11). Rekaman dugaan rekayasa kriminalisasi pimpinan KPK berbentuk 1 cakram (cd) dengan durasinya sekitar 4,5 jam. Rekaman tersedut terdiri dari 9 file mayor, yakni :

  • kasus Masaro oleh Anggoro,
  • perincian uang Anggoro oleh Ari Muladi,
  • minta bantuan ke Kejaksaan,
  • pencatutan nama RI 1,
  • minta bantuan LSPK,
  • menyusun dari suap ke pemerasan,
  • lapor buat yang menang dan buat CMH,
  • perhitungan fee pihak terkait,
  • untuk mempengaruhi AM kembali ke BAP awal.

******************************

Bagian 1

Suara yang diduga Wisnu ke Anggodo (23 juli 2009:12.15)

“Bagaimana perkembangannya,”

“ya, masih tetap nambahin BAP, ini saya masih di Mabes”

“pokoknya berkasnya ini kelihatannya dimasukkan ke tempatnya R (nama salah satu pucuk pimpinan kejaksaan), minggu ini, terus bali ke sini, terus action”

RI-I belum”

“Udah-udah, aku masih mencocokkan tanggal”

Suara yang diduga Anggoro ke Anggodo (24 Juli 2009:12.25)

“Yo pokoke saiki Berita Acarane kene dikompliti”

“wes gandeng karo Ritonga kok dek’e”

“janji ambek Ritonga, final gelar iku sama kejaksaan lagi, trakhir senen”

“…sambil ngenteni surate RI-1 thok nek?”

“lha kon takok’o Truno, tho”“yo mengko bengi, ngko bengi dek’e”

Suara yang diduga Hadi Atmoko ke Anggodo (27 Juli 2009, 18.28)

“..dan ini kronologinya saya sudah di Bang Farman semua,”

“sebetulnya ada satu saksi lagi si Edi Sumarsono Pak, yang Antasari itu Pak”Sama pembuktian lagi waktu ARI kesana, ada pertemuan rapat dengan KPK Pak”

“Ada pertemuan di nya di ruang rapat Chandra”

Suara yang diduga Anggodo ke Kosasih (28 Juli 2009, 12.42)

“Kos, itu kronologis jangan Lu kasih dial oh Kos”

“Jangan dikasihkan soalnya Edi sudah berseberangan”

“Cuman Lu harus ngomong sama dia:’terpaksa Lu harus jadi saksi’, karena Chandra Lu yang perintah, kalao nggak, nggak bisa nggandeng”

Suara yang diduga Anggodo ke Female (28 Juli 2009, 21.41)

“Besok kon tak ente…, ngomong ke Ritonga, Edi Sumarsono itu bajingan bener, sebenarnya dia mengingkari semua”

“besok penting ngomong. Edi ngingkari Pak, padahal Antasari bawa Chandra”

Suara yang diduga Anggodo ke Parman (penyidik) (29 Juli 2009, 13.09)

“Kelihatannya kronologis saya yang benar”

“Iya sudah benar kok, saya lihat, di surat lalulintas. Saya sudah ngecek ke Imigrasi, sudah benar kok”

Suara yang Anggodo ke Wisnu (29 Juli 2009, 13.58)

“Terus gimana Pak, mengenai EDI gimana Pak”

“EDI udah tak omongken Irwan apa. Ini bukan sono yang salah, kita-kita ini yang jadi salah”

“Iya, padahal ia saksi kunci Chandra

“Maksud saya Pak, dia kenalnya dari Bapak dan Pak Wisnu, gak apa-apa kan Pak”

“Nggak apa-apa, kalau dari Wisnu nggak apa-apalah”

“Kalau kita ngikutin, kan berarti saya ngaku Irwan kan. Cuma kalau dia nutupin dia yang perintah…perintahnya Antasari suruh ngaku ke Chandra itu ga ngaku. Terus siapa yang ngaku”

“ya you sama ARI”

“Nggak bisa dong Pak, wong nggak ada konteksnya dengan Chandra”

“Nggak,’saya dengar dari EDI”

“Iya dari EDI, emang perintahnya dia Pak. Lha Edinya nggak mau ngaku, gitu Pak,’dia nggak kenal Chandra, saya ndak nyuruh ngasihin duit,’ gimana bos?”

“Ya ngdak apa-apa”

************************

Bagian 2

Suara Anggodo ke Wisnu (30 Juli 2009, 19.13)

“Pak tadi jadi ketemu?”

“Udah, akhirnya Kosasih yang tau persis teknis di sana. Suruh dikompromikan disana, Kosasih juga sudah ketemu Pak Susno, dia juga ketemu Pak Susno lagi si Edi. Yang penting kalo dia tidak mengaku susah kita.”

“Yang saya penting, dia menyatakan waktu itu supaya membayar Chandra atas perintah Antasari”

“Nah itu”

“Wong waktu di malam si itu dipeluk anu tak nanya, kok situ bisa ngomong. Si Ari dipeluk karena teriak-teriak, dipeluk sama Chandra itu kejadian”

“Bohong, nggak ada kejadian, kamuflase saja.”

“Nggak ada memang. Jadi dia cuma dikasih tau disuruh Ari gitu. Dia curiga duite dimakan Ari.”

“Bukan soal Ari-nya Pak, dia cerita pada waktu ke KPK dia yang minta Ari, kalau ditanya saya bilang Edi ada disitu, diwalik sama-sama dia, Ari yang suruh ngomong dia ngomong dia ada. Kalau itu saya ga jadi masalah pak, itu saya suruh…”

“Pokoknya yang kunci-kuncinya itu saya sudah ngomong sama Kosasih, kalo tidak ada lagi…nyampe…ya berarti ya enggak bisa kasus ini gitu”

“Yang penting buat saya Pak si Ari ini, dia ngurusi Ade Rahardja segala. Ujug-ujugnya dia dapet perintah nyerahkan ke Chandra itu siapa Pak? Kan nggak nyambung pak”

“Bukan Pak, dia memerintahkan nyerahken ke Chandra yang Bapak juga tahu kan, karena kalo ga ada yang merintah Chandra Pak, nggak nyambung uang itu lho”

“Memang keseluruhan tetap keterangan itu, kalau edi nggak ngaku ya biarin yang penting Ari sama Anggodo kan cerita itu”

“kan saksinya kurang satu”

“Saksinya akan sudah 2, Ari sama Anggodo”

“Saya bukan saksi, saya kan penyandang dana kan”

“kenapa dana itu dikeluarkan, karena saya disuruh si Edi kan, sama saja kan, ha ha ha…”

suruh dia ngaku lah Pak, kalao temenan kaya gini ya percuma pak punya temen.”

“Susno dari awal berangkat sama saya ke Singapura. Itu dia sudah tahu Toni itu saya, sudah ngerti Pak. Yang penting dia nggak usah masalahin. Itu kan urusan penyidik. Yang penting dia ngakuin itu bahwa dia yang merintahkan untuk nyogok Chandra, itu aja”

“Sekarang begini, dia perintahkan kan udah Ari denger, you denger kan. Sudah selesai…”

“Tapi, kalo dia nggak Bantu kita Pak, ya malah terjerumus. Dia dibenci sama Susno”

“Biarin aja, tapi nyatanya dia ngomong dipanggil Susno”

Seseorang yang diduga Anggodo dengan Female (6 Agustus 2009, 20.14)

“iyo tapi ditakono tanda tangani teke sopo, iya toh gak iso jawab. Modele bajingan kabeh, Yang. Chandra iku yo, wis blesno ae Yang, ojo ragu-ragu…”

Seseorang yang diduga Anggodo dengan …(7 Agustus 2009, 22.34)

“menurut bosnya Trunojoyo (Mabes Polri), kalau bisa besok sudah keluar”

“Male bilang tidak bagus, karena pemberitaannya hari minggu, orang sedang libur. Bagusnya Senin pagi, langsung main”

“Truno minta TV dikontak hari ini, supaya besok counternya dari Anggoro”[bersambung]

**********************

Untuk file audio mp3 rekaman, silahkan download Download Mp3 Rekaman Penyadapan Anggodo oleh KPK (Lengkap)

24 Komentar leave one →
  1. tri widyanto permalink
    November 6, 2009 3:16 PM

    kalau semua bisa blak-blakkan mengakui kesalahan pasti akan damai negeri ini
    rakyat butuh kedamaian
    rakyat butuh kenyamanan
    rakyat butuh kejujuran
    berkibarlah sang merah putih

    • November 14, 2009 2:56 PM

      yaah….. pusing mas, melihat sepak terjang para pejabat kita…. apa mereka nggak sadar ya..? kalau kelak pada akhirnya jatah kita sama, 1 x 2 meter?? dan beberapa lapis kain putih….. terus di beri tanda nisan bertuliskan, “INILAH PAHLAWAN KITA YANG TELAH BERHASIL MENJADIKAN NEGERI INI KEHILANGAN HARGA DIRI, DAN RAKYATNYA MENDERITA” akibat kebohongan kebejatan moral mereka… smoga mereka menyadari, dan bertobat, sebelum sakaraatul maut mencabut nyawa mereka… dari :sang petualang jagad.

  2. November 6, 2009 5:07 PM

    setelah sekian lama kita dilanda keraguan akan transkrip yang beredar luas dimedia masa maupun masyarakat luas…
    akhirnya keraguan kita terbayar dengan terungkapnya dan diperdengarkannya rekaman dari ponsel ANGGODO dan juga rekan2nya…

    saya cukup puas dengan hasil rekaman KPK tersebut…
    selain bisa mengobati keraguan saya atas munculnya transkrip rekamantersebut…
    rekaman tersebut juga memunculkan nma2 yang sangat berpengaruh pada setiap lembaga yg mengurusi hukum dinegara kita…

    bahkan setelah rekaman ini diperdengarkan umum…
    RI 1 menyarankan agar nama2 yang termasuk dalam isi rekaman tersebut segera dinonaktifkan selama dalam proses penyidikan kasus ini…
    bahkan tersangka Bibit dan Chandra pun segera ditangguhkan dari tahanan…

    selang satu hari kemudian, nama2 yang ikut dalam kasus inipun mulai mengundurkan diri…
    KABARESKRIM susno dan juga Wakil Jaksa AH Ritonga pun ikut mundur.

    semoga saja kasus ini akan segera menemukan titik terang dan berhasil mengungkap siapa saja aktor2 yang benar dan salah…
    semoga saja kasus ini bisa mempersatuykan bangsa kita agar menjadi bangsa yang lebih kokoh dan lebih jujur dalam menuntaskan para mafia2 hukum.
    Iklan

  3. billy permalink
    November 8, 2009 6:49 AM

    Hi saudaraku sebangsa dan setanah air. berbagai upaya untuk memberantas korupsi selama ini terseot2 dan terkesan kucing2an. dari kisah anggoda ini para koruptor telah menunjukan titik kelemahan mereka sendiri. yaitu memojokan keluarga mereka dengan pertanyaan “kamu dikasih makan dengan uang korupsi ya?”. kita serbu ja mereka melalui pertemuan langsung, sms atau telpon. biar para koruptor segera mengaku. wakakak. semoga sukses bro!

  4. jimmy permalink
    November 9, 2009 3:52 AM

    kalo anggodo sih kemungkinan besar memang koruptor tapi saya juga rada ragu sama KPK, bisa saja yang terjadi adalah koruptor yang diperas, kemudian melawan balik.. jadi sekarang mereka sedang adu kepintaran memainkan hukum. seperti kata tim 8 “masih banyak mata rantai yang hilang” . Yang saya sayangkan adalah anggota tim 8 yang terburu2 ingin mundur hanya gara2 tidak didengar pulisi. Sepertinya mereka lebih mementingkan nama baik diri sendiri dibandingkan dengan mencari kejelasan kasus ini.

  5. November 25, 2009 12:40 AM

    ya…ya…ya… Anggodo perlu diberikan penghargaan The Man Of The Year karena mampu mengobrak abrik hukum di Indonesia. Nanti gambarnya diabadikan dengan pakaian seragam lengkap dengan tanda pangkat, wing penyidik, wing sniper, wing terjun, dan WING REKAYASA HUKUM. Menangislah para pejuang dan pahlawan yang merelakan darahnya untuk bangsa ini, eh..eh… kok Anggodo dengan mudah membayar pejabat kita dengan ang-pau. Dasarrrrrrrrrr. Kalo gitu, mari dukung Bibit-Chandra sebagai presiden supaya buaya-buaya itu semuanya disate.

  6. Desember 10, 2009 1:35 AM

    ijin donlot yg ini juga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: