Skip to content

12 Negara Internet Tercepat Dunia (Indonesia Peringkat 138)

Oktober 13, 2009

Tiap tahun jumlah pengguna internet di dunia meningkat pesat dan diiringin dengan perkembangan teknologi yang mendampinginnya  (Baca: Daftar Jumlah Pengguna Internet Dunia 1995-2008.) Peningkatan ini terjadi karena  internet memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan dan penyebaran ilmu pengetahuan, sains, informasi up to date, relasi (situs jejaring), hingga ekonomi, bisnis,  politik dan religi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet atau lebih dikenal e-commerce.

Besarnya pengaruh (sisi positif) internet membuat negara-negara maju berlomba memperbesar infrastruktur, jaringan dan teknologi internet. Bagi pemerintah bersama stakeholder (provider/operator) negara-negara maju, mereka telah memperbesar kecepatan internet hingga angka fantastis bila dibanding dengan negara seperti Indonesia. Adalah negara Korea Selatan yang menjadi negara dengan akses internet tercepat, yang disusul Jepang.

Berikut 12 Negara (Wilayah) dengan kecepatan Internet tertinggi

Rank Negara Kecepatan Akses
1 Korea Selatan 21,71 Mb/s
2 Jepang 16.00 Mb/s
3 Aland Island 15.02 Mb/s
4 Lithuania 13.44 Mb/s
5 Latvia 13.35 Mb/s
6 Swedia 13.26 Mb/s
7 Romania 12.85 Mb/s
8 Belanda 12.32 Mb/s
9 Bulgaria 12.02 Mb/s
10 Republik Moldova 10.00 Mb/s
11 Hong Kong (China) 9.52 Mb/s
12 Slovakia 8.92 Mb/s
28 Amerika Serikat 5.1 Mb/s (Update)
138 Indonesia 1.21 Mb/s

Sumber : Speedtest (Update 14 Okt 2009)

Tabel diatas menunjukkan kecepatan rata-rata akses internet yang berhasil diolah oleh speedtest.net.  Dari kecepatan tersebut, maka waktu rata-rata untuk mengakses sebuah situs di Korea atau Jepang hanya dibutuh waktu hitungan detik. Hal yang berbeda dengan Indonesia, yang membutuh waktu beberapa detik hingga belasan bahkan puluhan detik.

Internet di Indonesia : Sudah Lemot, Mahal Pula

Kecepatan yang Lemot

Dari data kecepatan internet dunia, maka kecepatan internet di Indonesia termasuk yang cukup buruk dibanding dengan negara-negara dunia, bahkan di Asia. Dari sekitar 200-an  negara + wilayah negara khusus (seperti Hongkong, Macau), Indonesia berada diposisi ke-138 dalam kategori kecepatan akses (khususnya download) internet. Kecepatan internet Indonesia jauh dibawah Korea Selatan, Jepang, Hongkong, China dan Singapura.

Ketika kecepatan akses internet di Jepang mencapai belasan hingga puluhan Mbps, kecepatan internet Indonesia hanya mencapai ratusan kbps saja. Angka kecil itupun kebanyakan diperoleh melalui fasilitas umum seperti warnet, cybercafe, hotspot, kampus atau kantor. Dan sejak ‘demam facebook’ menyerang Indonesia, fasilitas blackberry, iphone, atau ponsel internetan menjadi salah satu sarana pendongkrak aksesbilitas internet di Indonesia.

Sebagai perbandingan, saya akan tampilkan kecepatan akses internet di Indonesia dibanding Jepang. Data ini saya peroleh dari sharing rekan-rekan kaskuser Indonesia yang berada di Jepang.

Berikut adalah kecepatan internet di Jepang (rekan-rekan Kaskus’ers di Jepang).

Sampling Kecepatan Internet di Jepang
KKDI Corporation
NTT Communications
Chugoku Shikoku Internet
Softbank BB Corp

Bandingkan dengan kecepatan internet di Indonesia.

Sampling Kecepatan Internet di Indonesia
Internet Smart Paket Biasa
Link to this image to share your results
Telkom Speedy
Indosat 3G

Dari dua tabel di atas, kita tentu cukup ‘iri’ melihat kecepatan akses internet di Jepang. Dan mungkin…..orang Jepang juga cukup ‘iri’ dengan kesabaran orang Indonesia dalam mengakses internet. Lalu, apakah dengan kecepatan akses yang begitu di Jepang berimplikasi pada tingginya biaya internetan-nya?

Sudah Lemot, Mahal Pula

Para netter Indonesia saat ini dan mungkin beberapa tahun lagi masih cukup malang. Selain kecepatan yang cukup lemot, ternyata biaya layanan internet di Indonesia cukup mahal. Dengan kecepatan rata-rata 256 kbps, para pengguna internet Indonesia harus membayar sekitar Rp 150.000 per bulan (asumsi kuota internet unlimited). Ini  berarti biaya akses internet Indonesia Rp 585.000/Mbps/bulan. Bagaimana dengan Jepang?

Dengan menikmati kecepatan rata-rata 15 Mbps, netter Jepang hanya merogoh sekitar 5000-6000 yen per bulan atau sekitar Rp 450.000 hingga Rp 550.000 per bulan. Angka ini sama dengan Rp 33.000/Mbps/bulan. Dari angka absolut saja, biaya internet Indonesia 17 kali lebih mahal dibanding Jepang. Ini belum dihitung daya beli masyarakat Jepang yang sangat tinggi.

Dengan memperhitung daya beli masyarakat Jepang dan income per capitanya terhadap Indonesia, maka perbandingan biaya internet terhadap layanan Indonesia memang sangat buruk. Dengan income per kapita 16 kali lebih besar daripada penduduk Indonesia, orang Jepang menikmati akses internet sekitar 1/250 lebih murah dengan Indonesia. Angka ini berasal dari hitungan kasar saya : Biaya per Mbps/bulan X perbandingan income perkapita (17×16=272, dan saya bulatkan 250 kali). Jadi, biaya internet Indonesia sekitar 250 kali lebih mahal dibanding Jepang.

Rakyat Harus Bicara dan Melek

Buruknya layanan internet di Indonesia harus disadari oleh rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia harus melek informasi bahwa rakyat kita masih sangat sulit untuk mendapat informasi. Sudah sulit, mahal pula. Itulah informasi yang harus masyarakat tahu. Jika masyarakat tidak tahu, maka pemerintah + stakeholder akan ongkang-angking membiarkan masyarakat kesulitan akses internet. Sistem tarif internet kita saat ini, sama dengan kasus perbandingan tarif telekomunikasi  2004 vs 2009. Yang mana sebelum tahun  2006, tarif telekomunikasi kita sangat tinggi. Dengan prediksi yang sama, maka dalam waktu 3-5 tahun kedepan, tarif internet semestinya sudah turun hingga 90%.

Sistem monopoli (sudah berkurang), minimnya konten/server lokal (dalam negeri) merupakan dua faktor utama yang menyebabkan “lemot”-nya layanan internet kita. Faktor penyebab lain adalah jaringan back-bone di Indonesia yang masih terbatas. Khusus faktor ke-2 yakni konten/server lokal harus menjadi perhatian kita bersama. Mayoritas akses internet di Indonesia tertuju pada konten atau server-server yang berada di Amerika, dan ini menyebabkan bandwith kita banyak tersedot ke Amerika. Sedangkan harga bandwith itu sendiri cukuplah mahal. Hal ini hanya bisa kita tekan dan atasi dengan menggalakkan server lokal. Jadi, jika anda memiliki Website, Webblog, atau sejenisnya, sebaiknya memilih hosting yang servernya berada di Indonesia. Cara ini akan mempercepat akses internet kita, setidaknya mengurangi routine sistem internet yang jaring- berjaring.

Sedangkan faktor infrastruktur dari stakeholder dan regulasi dari pemerintah merupakan PR besar bagi pemerintah serta operator di Indonesia. Dan mestinya pemerintah kita tanggap melihat keterbelakangan internet di Indonesia. Dan bila sebagian rakyat Indonesia bisa menyadari bahwa layanan internet merupakan salah satu layanan utama (sama pentinganya dengan listrik, air atau BBM), maka rakyat bisa mendesak pemerintah memprioritas pembangunan ini. Hanya saja, sebagian besar masyarakat belum memiliki paradigma bahwa internet itu penting. Sebagian masyarakat kita masih memandang serta memanfaatkan internet sebatas buka facebook, chatting atau buka situs-situs porno. Lihat saja ini : 6 Situs Porno yang Paling Banyak diakses di Indonesia. Cukup prihatin… kontribusi perkembangan internet Indonesia terbesar bukan karena perkembangan akses informasi dan ilmu pengetahuan, namun karena akses facebook (+chatting) atau ‘3gp’.

Salam Nusantaraku,
ech-wan (13 Oktober 2009)

Iklan
192 Komentar leave one →
  1. Februari 15, 2012 10:28 PM

    ini karena penyedia layanan di indonesia masih MATRE mata duitan

  2. Februari 17, 2012 8:45 PM

    tul gan setuju postingannya, ane jg bingung buat internettan “belum” ada ISP yg bs di andalkan di Indonesia..

  3. AGUNG permalink
    Maret 9, 2012 9:27 PM

    internet di indonesia kayak tai….
    ane jd iri ma negara laen yg internetnya sangat mnjanjikan….
    pngen pndah negara aja ane nie…

  4. April 3, 2012 2:55 PM

    payah sih …

  5. Juni 13, 2012 1:45 PM

    kalo tdk salah,perwakilan kemeninfo pernah menyatakan”bahwa internet di Indonesia sudah cukup cepat..”apa aku yg mundeng ya…..?????????

    klau cepat knapa urutan’y PALING BUNCIT…….!!!!****haruuuu……h

  6. akbar permalink
    Juni 28, 2012 4:36 PM

    dari mana 1.21 mb/s didetik.com kecepatan 700 kb/s, selain internet indonesia yang bolot masih tergolong sangat mahal, jangkauan sinyal didaerah payah,dibatasi pake kouta segala, peyedia internet yang mata duitan . indonesia ngax ada yang sejahtera di bidang apa pun ini untuk rakyat, internet aja mahal. korea selatan gila sampai 21 mb/s,, memang tu negara contoh negara yang berikan rakyatnya sejahtera.

  7. akbar permalink
    Juni 28, 2012 4:46 PM

    mentri kominko kerjaannya kurpusi, ma nutup situs p*rn aj, kalo pemerinta merasa tdk berhak menurunkan harga internet dari operator, ya buat operator baru dari pemerintah bandrol dengan harga yang miring, saya jamin operator yg lain mau turunkan tarif, mentri penakut bilang sama yg punya operator, prestasi indonesia sebagai pengguna internet terbesar di dunia tp ngax diimbangi dengan kualitas internet yang bolot ini. huuuh..

    • Oktober 10, 2013 11:55 PM

      yo kamu dulu yang nglakuin terus share en ke keminko….
      DO IT DO IT…..

  8. pradipta permalink
    November 12, 2012 1:00 AM

    setujuuu….. udah lemot mahal susah cari spot free internet, makin taun orang makin banyak, sedangkan bandwidht terbatas, udah tau negara besar dengan penduduk padat, fasilitas gak pernah di perbaharui… sama kaya traffic lalu lintas nya acak acakan…. malah ngurusin yang gak penting, kecewa berat….

  9. surya permalink
    Januari 20, 2013 8:49 AM

    ngakak gue baca yang orang jepang cukup “iri” dengan kesabaran orang Indonesia dalam mengakses internet…
    berdoa ajalah bro moga2 kedepannya ada presiden ama menteri yang peduli dengan internet di Indonesia… kalau ama yang sekarang mah “no hope” bisa buat perubahan (doain aja biar cepet mokat tuh orang)…

    • Oktober 10, 2013 11:48 PM

      karna itulah orang yang sabar rejekinya jembar ALIAS luas…. ki yo karo sinau ben dadi wong sabar….

      • Mei 21, 2017 10:56 AM

        Surgnisirply well-written and informative for a free online article.

  10. palka permalink
    Januari 21, 2013 2:34 PM

    hahaha, benar tuh jaringan wifi aja kec downloadnya rata” 100kb/s, 3g sm hdspa t-sel paling tinggi aja 70 kb/s, apa kata dunia sekarang aja org pada asyik” download file yg gede”, dg kec spt itu weleh bisa 3-7 harian baru selesai, itu juga paling blm selesai

    • Oktober 10, 2013 11:47 PM

      wich makanya sering2 keliling indonesia… ni di tempatku wirelessan kecepatan download e 200 kb/s upload 113 kb/s… uh belom tahu dia….

      • Mei 21, 2017 10:27 AM

        If inroimatfon were soccer, this would be a goooooal!

  11. yohan permalink
    Januari 29, 2013 8:56 AM

    operator di indonesia sibuk perang tarif, mengklaim mereka lah yg paling cepat, murah dll tanpa memikirkan kualitasnya..

    • Oktober 10, 2013 11:50 PM

      namanya cari rejeki yo haknya….. ngapain difikirin…. mending mikirin diri ini yang berlumur dosaa

  12. dani ramdani permalink
    Maret 19, 2013 7:31 PM

    kalian semua jangan salahkan pemerintah. .ada untung akses internet di indonesia lambat. . .orang jepang lebih mudah akses porno dari pada org indonesia. .jdi. .org jepang lebih banyak maksiatnya dripda org indonesia.

    • Oktober 10, 2013 11:51 PM

      yo setuju brooo…….. yang dak setuju dengan pemerintah indonesia dianggep komunis aja…. hahahahahahahaha

Trackbacks

  1. Indonesia dan Negara Dengan Kecepatan Internet Tercepat di Dunia « torikiri
  2. Top 12 Koneksi Internet Dunia | Lenteratech.com
  3. Wawanz » 12 NEGARA INTERNET TERCEPAT DI DUNIA (Indonesia urutan ke-138)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: