Skip to content

Ancaman KPK : 2 Tim KPK yang akan di”Sniper”

Oktober 2, 2009

Logo KPK

Logo KPK

Drama “pembunuhan” KPK tampaknya tidak berhenti pada pelemahan institusi KPK melalui usaha menghilangkan wewenang (akhirnya wewenang menyadap dan menuntut dikembalikan), lalu kriminalisasi pimpinan KPK dan kini ancaman serius yaitu “darah dan nyawa” petugas KPK.

Adalah Tugino dan Dally Rustamblin yang mendapat ancaman ‘sniper’ serius melalui sms misterius. Tugino dan Dally Rustamblin adalah 2 orang Tim KPK yang sedang yang melakukan penyelidikan kasus korupsi Century di Surabaya. Melalui sms yang dikirim ke Direktur Penyidikan KPK Suaedy Husei, Tugino dan Dally Rustamblin diperintahkan agar ditarik dari tugas penyelidikan, jika tidak ingin bernasib naas.

Berikut petikan lengkap SMS ancaman

“Dik Suaidi Husin Chek angtnya apakah ada yang opsnal khusnya nama: tugino dan dally rustamblin yg skr sdh posisi jepit oleh sneper jatim. Kalau betul anak buahmu akan sy delay unt melumpuhkanya, tapi kalau anak buahmu agar sgr dihubungi unt ditarik. Dan jng diulangi unt giat liar spti ini, krn menureut undang2 lidik, sidik dan tut atas perintah pimpinan dan saat ini pimpinan sdg kosong sbb 2 org bukanlah pimpinan sec yuris. giat tsb adalah kriminal.Tolong smpkan haryono dan yasin. cc. Pk ade.”

Sumber : Okezone

Ini merupakan salah satu ancaman SMS yang ditujukan ke KPK. Penasihat hukum KPK, Ahmad Rifai bahkan menyebutkan bahwa ada empat SMS ancaman yang diterima pejabat KPK. Menurutnya, pesan singkat tersebut didapat kemarin dari seseorang yang meneruskannya (forward). Dia menegaskan, SMS terusan tersebut berasal dari orang yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Direktur Penyidikan KPK Suaedy Husein yang menerima sms ancaman tersebut menganggap sebagai perilaku orang iseng. “Iya ada. Tapi itu hanya orang iseng saja. Dia (pengirim SMS) juga salah menyebut nama saya,” kata Suaedy saat ditemui wartawan, kemarin malam di Gedung KPK.

Kebangkitan Koruptor?

Ancaman merupakan resiko yang lumrah dalam sebuah pekerjaan, terlebih institusi KPK yang pasti memiliki banyak musuh. Sejak berdiri tahun 2003, KPK secara bertahap memulai genderang ‘perang’ kepada para koruptor dan penyuap. Satu persatu dari koruptor dan penyuap ditangkap dan dibui ke penjara, meski dalam beberapa kasus KPK masih terkesan tebang pilih. Dari pengusaha hingga penguasa. Dari bupati, sekda, gubernur hingga menteri (mantan). Tidak terkecuali ‘penghuni’ Senayan, petinggi Bank Indonesia hingga ‘tuan-tuan’ di Kejaksaan.

Dan ketika sejumlah kalangan dan lembaga swadaya masyarakat ‘menekan’ agar KPK lebih bergerigi yakni masuk ke lini lingkaran dalam pemerintah pusat, partai politik dan pengusaha kakap, maka perlawanan semakin kuat menerpa barisan KPK. Ketika dana kampanye pilpres 2009 menjadi sorotan lembaga seperti ICW yang akan ditindaklanjuti KPK, maka tampak sekali politisi maupun petinggi membentuk tameng agar KPK “beristrahat”. Hal yang sama ketika kasus Bank Century akan dibongkar tuntas, maka bagi para petinggi yang terlibat, tentu sudah menyiapkan strategi kontra-KPK.

Dalam hal ini, saya lebih berpendapat bahwa koruptor beserta kroninya tidak mengalami kebangkitan. Mereka hanya berusaha melakukan perlawanan. Mereka berusaha menggunakan jaringan penguasa untuk menghentikan langkah pemberantasan serta pencegahan korupsi di bumi nusantara. Jika mereka berusaha melawan perjuangan pemberantasan korupsi, maka sudah semestinya rakyat bangkit memberi dukungan moril bagi pemberantasan dan pencegahan korupsi. Dan sudah sepatutnya, sms ancaman yang bertubi-tubi tersebut menjadi perhatian institusi KPK, meski mungkin hanya perilaku oknum yang iseng. Namun demikian, tidak tertutup kemungkinan bahwa ancaman ini merupakan serial lanjutan setelah para pemimpin KPK berusaha dikriminalisasi.

Salam Indonesia bersih dari Korupsi dan Suap!

ech-wan (2 Oktober 2009.)

Tulisan Terkait:

12 Komentar leave one →
  1. Oktober 2, 2009 2:14 PM

    PERTAMAX……..

    HOTLINE
    GEMPA SUMATERA BARAT:0751 9824971 sd 9824980. FREE CALL

    Donasi Gempa Sumatera
    BCA KCU Thamrin No. Rek: 206.300668.8, atas nama Kantor Pusat PMI.
    Dan Lewat Bank Mandiri KCU Jakarta Krakatau Steel No. Rek: 070-00-0011601-7,
    atas nama Palang Merah Indonesia.


    Salam : Ruanghati.com

  2. Oktober 2, 2009 3:34 PM

    bener2 keterlaluan nih. mari kita dukung terus KPK dalam pemberantasan korupsi. saya jadi pesimis, kasus bank century akan terkuak dan yg bersalah akan dihukum.

  3. Oktober 2, 2009 11:01 PM

    KPK semakin hari semakin banyak musuhnya. Kita harus support terus!

  4. Oktober 3, 2009 1:32 AM

    Mimang urang Indonesia suka SMS ya mas, Senang Melihat orang Susah, Susah jika Melihat urang Senang 😆
    Kapeka, majulah tak gentar, membela yang mbayar ops, yang benar.

    Kalo di tempatku, KPK itu Kelipatan Persekutuan terKecil mas, gak nyambung ndotcom 😆

  5. Oktober 3, 2009 7:50 AM

    Ya..Mas,,semoga dijalankan apa yang seharusnya dilakukan.
    Dan sesuai aturan.
    Apapun keputusan kita hanya bisa menonton..

  6. Oktober 3, 2009 12:44 PM

    KPK Must be exist, Kita ganyang musuh nyata kita koruptor

  7. Oktober 4, 2009 12:05 PM

    ‘sniper’..?!

    He..he..he.. Kita siapkan “BAMBU-RUNCING”
    Siapkan RePROKLAMASI,..ya RePROKLAMASI
    Catat alamatnya, keluarganya, no.Mobilnya

    Bersihkan NKRI dari koruptor, perampok, penjarah.. Mereka adalah Antek KUMPENI. Mereka ANTI KEMERDEKAAN-NKRI…

    Bhinneka Tunggal-Sikep
    Bakuh-Kukuh-Utuh…NKRI
    Samin adalah Sikap

  8. moca permalink
    Oktober 4, 2009 6:10 PM

    pokoknya kpk maju terus, kami dukung! jangan surut, biar dihujani seribu ancaman! bongkar korupsi di negeri ini, kejar perusak negeri ini .
    kami berharap banyak pd kpk, jagalah tetap di jalur yang benar, spy tdk jd bumerang

  9. defrimardinsyah permalink
    Oktober 7, 2009 4:31 AM

    Seharusnya.. SMS itu dilacak dan diperlakukan seperti sms yang ditujukan kepada SBY.. diproses.. ditangkap… dan dipenjara…

    tidak hanya dianggap sebagai sebuah keisengan.. karena hal ini akan menjadi preseden buruk… akan banyak para koruptor yang akan kirim SMS… (terlalu apriori yah…)

    mudah-mudahan plt KPK yang baru dilantik.. benar-benar amanah, dan tidak ada negosiasi atas ditunjukannya mereka menjadi plt …

    kita cermati saja… jika Kasus Bank Century dibongkar… yang katanya melibatkan yayasan yang dipimpinan Joko Suyanto… dan merupakan salah satu yayasan yang menjadi tim sukses SBY pada pemilu presiden lalu….

    artinya… bisa saja SBY terlibat…. baik secara langsung maupun tidak langsung…mungkin juga hal ini yang menyebabkan Kapolri melindungi Susno Duaji..

    salam Indonesiaku

  10. Oktober 13, 2009 12:48 PM

    mari kita dukung terus KPK dalam pemberantasan korupsi

  11. Desember 10, 2009 2:34 AM

    hoby kok ngancam
    ckckckck

Trackbacks

  1. 10 Langkah Pelemahan KPK « Nusantaraku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: