Skip to content

Inilah Daftar 28 Bom yg Menewaskan 322 Orang (2000-2009)

Juli 18, 2009

Berikut daftar sedikitnya 28 bom yang sudah terjadi di Indonesia sejak 2000. Bom pertama di Indonesia pasca reformasi terjadi pada 1 Agustus 2000 di Kedubes Filipina dan menyebabkan 2 orang tewas dan 21 terluka. Serangkaian bom beruntun pada malam Natal 2000 turut “menyemarak” pengeboman di Indonesia. Puncak pengeboman di Indonesia adalah Bom Bali I pada 12 Oktober 2002. Bom ini menewaskan 202 orang dan mencederai lebih dari 300 orang. Sebagian korban berasal dari Australia.

Dalam 9 tahun ini, sudah ada 28 bom, dengan 14 diantaranya adalah bom yang mematikan dengan korban sekitar 322 orang. Berikut daftar pengeboman Indonesia dari tahun Agustus 2000 hingga Juli 2009.

Tanggal

Peristiwa Pengeboman

2000 (4)
Bom Kedubes Filipina Jakarta – 1 Agustus 2000 Bom meledak dari sebuah mobil yang diparkir di depan rumah Duta Besar Filipina, Menteng, Jakarta Pusat. Korban : 2 orang tewas dan 21 orang terluka.
Bom Kedubes Malaysia, Jakarta – 27 Agustus 2000 Granat meledak di kompleks Kedutaan Besar Malaysia di Kuningan, Jakarta. Tidak ada korban jiwa.
Bom Gedung Bursa Efek Jakarta -13 September 2000 Ledakan mengguncang lantai parkir P2 Gedung Bursa Efek Jakarta. Korban : 10 orang tewas, 90 orang terluka. 104 mobil rusak berat, 57 rusak ringan.
Bom malam Natal 2000 – 24 Desember 2000 Serangkaian bom meledak pada malam Natal di Jakarta, Bekasi, Sukabumi, Mataram, Pematangsiantar, Medan, Batam, dan Pekanbaru. Korban : 16 orang tewas dan 96 terluka serta mengakibatkan 37 mobil rusak.
2001 (5)
Bom Gereja Jakarta- 22 Juli 2001 Bom meledak di Gereja Santa Anna dan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Kawasan Kalimalang, Jakarta Timur. Korban : 5 orang tewas
Bom Gereja Semarang 2001- 31 Juli 2001 Bom yang meledak di Gereja Bethel Tabernakel Kristus Alfa Omega, Jl.Gajah Mada 114-118,  Semarang.
Bom Plaza Atrium Senen  Jakarta – 23 September 2001 Bom meledak di kawasan Plaza Atrium, Senen, Jakarta. Korban : 6 orang terluka.
Bom Restoran KFC Makassar –  12 Oktober 2001 Ledakan bom mengakibatkan kaca, langit-langit, dan neon sign KFC pecah. Tidak ada korban jiwa.
Bom sekolah Australia, Jakarta – 6 November 2001 Bom rakitan meledak di halaman Australian International School (AIS), Pejaten, Jakarta.
2002 (3)
Bom malam Tahun Baru 2002 – 1 Januari 2002 Granat manggis meledak di depan rumah makan ayam Bulungan, Jakarta. Korban : 1 orang tewas dan 1 orang terluka.

Di Palu, Sulawesi Tengah, terjadi empat ledakan bom di berbagai gereja. Tidak ada korban jiwa.

Bom Bali 2002 – 12 Oktober 2002 Paddy’s Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian, Kuta, Bali diguncang bom. Dua bom meledak dalam waktu yang hampir bersamaan yaitu pukul 23.05 Wita. Korban : 202 orang tewas dan 300 orang terluka. Mayoritas korban adalalah warga negara Australia.

Pada pukul 23.15 Wita, bom meledak di Renon, berdekatan dengan kantor Konsulat Amerika Serikat. Namun tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Saat bersamaan, di Manado, Sulawesi Utara, bom rakitan juga meledak di kantor Konjen Filipina, tidak ada korban jiwa.

Bom Restoran McDonald’s Makassar – 5 Desember 2002 Bom rakitan yang dibungkus wadah pelat baja meledak di restoran McDonald’s Makassar. Korban : 3 orang tewas dan 11 orang terluka.
2003 (3)
Bom Kompleks Mabes Polri Jakarta – 3 Februari 2003 Bom rakitan meledak di lobi Wisma Bhayangkari, Mabes Polri Jakarta. Tidak ada korban jiwa.
Bom Bandara Cengkareng Jakarta – 27 April 2003 Bom meledak dii area publik di terminal 2F, bandar udara internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta. Korban : 10 orang terluka (2 orang luka berat)
Bom JW Marriott – 5 Agustus 2003 Bom menghancurkan sebagian hotel  JW Marriott. Korban : 11 orang tewas dan 152 orang terluka.
2004 (3)
Bom Palopo – 10 Januari 2004 Bom café di Palopo Sulawesi.  Korban : 4 orang tewas
Bom Kedubes Australia – 9 September 2004 Ledakan besar terjadi di depan Kedutaan Besar Australia. Korban : 6 orang tewas dan ratusan orang terluka
Bom Gereja Palu – 12 Desember 2004 Ledakan bom di Gereja Immanuel, Palu, Sulawesi Tengah. Tidak ada korban jiwa.
2005 (5)
Bom Ambon – 21 Maret 2005 Dua Bom meledak di Ambon. Tidak ada korban jiwa.
Bom Tentena Poso- 28 Mei 2005 Bom meledak di Tentena, Poso, Sulawesi Tengah. Korban : 22 orang tewas .
Bom Pamulang Tangerang – 8 Juni 2005 Bom meledak di halaman rumah Ahli Dewan Pemutus Kebijakan Majelis Mujahidin Indonesia Abu Jibril alias M Iqbal di Pamulang Barat. Tidak ada korban jiwa.
Bom Bali 2005 – 1 Oktober 2005 Bom kembali meledak di R.AJA’s Bar dan Restaurant, Kuta Square, daerah Pantai Kuta dan di Nyoman Café Jimbaran. Korban : 22 orang tewas dan 102 orang terluka
Bom Palu 2005- 31 Desember 2005 Bom meledak di sebuah pasar di Palu, Sulawesi Tengah. Korban : 8 orang tewas dan 45 orang terluka
2006 (4)
Bom Poso 2006 -10 Maret 2006 Ledakan bom di rumah penjaga Kompleks Pura Agung Setana Narayana di Desa Toini, Poso. Tidak ada korban jiwa.
Bom Poso 2006 -22 Maret 2006 Sekitar pukul 19.00 WITA, bom meledak di pos kamling di Dusun Landangan, Desa Toini, Kecamatan Poso Pesisir. Tidak ada korban jiwa.
Bom Gereja Poso 2006 – 1 Juli 2006 Bom meledak di Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Eklesia Jalan Pulau Seram, Poso, Sabtu (1/7), sekitar pukul 22.15 Wita yang cukup keras hingga terdengar dalam radius tiga kilometer. Tidak ada korban jiwa
Bom Stadion Poso – 3 Agustus 2006 Sekitar pukul 20.00 WITA, bom kembali meledak di Stadion Kasintuwu yang terletak tepat di samping Rumah Sakit Umum Poso. Tidak ada korban jiwa.
2009 (1)
Bom Jakarta 2009- 17 Juli 2009 Bom Jakarta 2009, 17 Juli 2009, dua ledakan dahsyat terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jakarta. Ledakan terjadi hampir bersamaan, sekitar pukul 7.45 WIB. Korban : 12 orang tewas dan puluhan orang terluka

Disusun dari berbagai sumber
ech-wan (18 Juli 2009)

Iklan
11 Komentar leave one →
  1. Juli 18, 2009 11:33 AM

    salam kenal sob….

  2. Juli 18, 2009 11:18 PM

    wowwwwww…. banyak sekali ya ternyata.., 😦
    turut berduka cita atas kejadian berdarah-darah ini…
    semoga tidak ada kelalaian dari pihak manapun, sehingga kejadian ini tidak perlu berulang untuk kesekian kalinya..

  3. masdiisya permalink
    Juli 19, 2009 4:02 PM

    thx 4 the data…. tapi korban yang ditimpa musibah bukanlah sekedar angka hitam di atas putih. Tragis …

  4. Juli 19, 2009 7:57 PM

    ternyata banyak juga, ya. Kok ya tega itu, lho…

  5. Juli 20, 2009 1:20 AM

    Jayalah NKRI, salam kenal dan mohon ijin sharing comment.

    SELAMATKAN GENERASI BANGSA

    Salam karaharjan, salam tresno asih, teruntuk para pembaca, diskuser, para sanak kadhang yang terhormat, dan semua yang sempat mampir di blog ini. Beberapa hari ini saya benar-benar berkabung dan sedih melihat nasib negeri ini yang kian terpuruk oleh ulah sebagian orang “berduit”, aktor politik yang gelap nuraninya, ataupun strategi “imperialisasi agama” oleh oknum tak bertanggungjawab.

    Sungguh malang nasibnya, banyak orang-orang yang hanya belajar agama secara TEKSBOOK, ditambah keadaan ekonomi yang sangat menghimpit, dihadapkan pada doktrin religi yang tidak disikapi dengan arif dan bijak, terkadang justru membelenggu KESADARAN akal budi dan batin manusia. Apabila JATI DIRI kurang berbekal ilmu pengetahuan luas, tidak menutup kemungkinan menjadikan diri kita terlalu mudah dijebak oleh situasi yang menjebak diri, dan MUDAH dimanfaatkan oleh siapapun SI RAJA TEGA, maupun oleh siapapun aktor politik yang oportunis dan egois.

    Agama bisa saja dijunjung setingginya, namun agama tanpa didampingi ILMU PENGETAHUAN yang luas, justru akan mudah diombang-ambing doktrin kaku dan fanatisme buta, lalu pada gilirannya terpuruk dan mudah dipermainkan oleh situasi politik kacau, oleh kelompok kepentingan dan oleh kepentingan kelompok. Kondisi alam yang kian panas ini, distorsi iklim dan cuaca yang sering berubah drastis, wabah penyakit, bencana, musibah, situasi sosial, politik, ekonomi yang meresahkan, semuanya saling memberikan kontribusi kepada manusia menjadi mudah bersikap reaksioner, mudah tersulut API EMOSIONAL secara membabi buta.
    Sebaliknya, ilmu pengetahuan tanpa norma dan etika spiritual, akan menjadi mesin penghancur peradaban dan alam semesta. Ilmu, agama, dan spiritual idealnya ketiganya bersanding mesra saling melengkapi dan mendukung. Dan selalu dicari sisi positif hubungan di antaranya. Idealnya umat beragama mesti lebih membuka diri, karena norma agama mengatur tata moral dalam diri (inner world) untuk masing-masing individu, alias pengendalian dari dalam diri. Agama tidak lain sebagai WADAH NORMA (norma agama) bertujuan agar keadaan jagad raya ini tidak kacau (A=tidak, Gama=kacau) dalam menjalani ritme kehidupan dunia yang serba DINAMIS ini.

    Agama dilembagakan untuk menata moral dan batin (dalam jagad kecil) agar selaras dengan hukum alam semesta (jagad besar). Agama-agama pada dasarnya TIDAK ada yang bertujuan untuk menyerang dan mencelakai orang lain, tidak pula sebagai pencabut sesama makhluk Tuhan. Agama seharusnya menjadi berkah untuk seluruh makhluk, berperan sebagai soko guru untuk hamemayu hayuning bawana, menciptakan ketentraman pada seluruh isi bumi. Jika sanksi norma agama diterapkan, itupun hanya berupa “dosa dan neraka”. Agama sudah seharusnya bukan identik dengan pertumpahan darah dan perenggut nyawa orang lain.
    Lain halnya dengan NORMA SOSIAL dan HUKUM. Walau norma sosial dan hukum terkadang banyak mendapat inspirasi dari norma religi, namun kedua norma tsb orientasinya diterapkan utk implementasi ke lingkup tata moral masyarakat dengan konsekuensi SANKSI SOAIAL dan SANKSI HUKUM dengan syarat obyektif dan suprematif.

    Maka dari itu saya pribadi MENGAJAK PARA PEMBACA yang BUDIMAN, PARA SANAK KADHANG, PARA RAWUH DAHAT KINURMATAN di mana pun berada untuk TIDAK TERPANCING EMOSI dan TERPENGARUH OLEH TRAGEDI JW MARIOT II & RITZ CARLTON. Biarlah di tingkat elit berkecamuk melakukan “akrobat maut” politik dan terjadi perpecahan/fragmentasi, namun jangan sampai FRAGMENTASI itu merembet di tingkat grass root (masyarakat khalayak di bawah) yang meretas konflik horisontal yang sadis dan mengerikan.

    Kita semua sesama umat manusia penghuni planet bumi, di belahan nusantara, janganlah bergeming, harus tetap SOLID menjalin kerukunan, ketentraman, dan menjaga kedamaian GENERASI bangsa. Semua itu tergantung pada diri kita masing-masing. Kita pertahankan tradisi BERSAMA dalam PERBEDAAN agar anak cucu keturunan kita kelak, menikmati jerih payah yang kita semua lakukan saat ini.

    Dengan ini, perlu dan sangat perlu kita semua meningkatkan kesadaran setinggi-tingginya, agar supaya KESADARAN KITA LEBIH TINGGI, bisa melampaui, mencermati dan mengatasi segala macam SITUASI BURUK yang barusaja melanda negeri. Sehingga kita tidak mudah terpancing emosi. Sebaliknya kita berharap MENJADI CERDAS menganalisa dan MEMAHAMI apa SESUNGGUHNYA yang tengah terjadi di republik tercinta ini. Sehingga kita tidak meraba-raba lagi, kita tidak hanya gemar berspekulasi, dan kita tidak berprasangka buruk yang salah kaprah. Jika kita SALAH BERSIKAP, hanya akan menambah keadaan semakin runyam di kemudian hari.

    PALING UTAMA adalah, kita tingkatkan sikap eling dan waspadha, lebih-lebih memasuki siklus alam bulan AGUSTUS dan SEPTEMBER ‘09. Bila alam pun akhirnya menjadi “murka” lagi semua itu sedikit banyak ada hubungannya dengan tingkah polah manusia yang sudah tidak manusiawi lagi. Yang berakibat hilangnya keseimbangan, sinergisme dan harmonisasi antara jagad alit (manusia) dengan jagad ageng (alam semesta). Semoga kita semua, bangsa ini, selalu diberikan keselamatan jiwa raga, dan mampu melewati masa-masa sulit saat ini dan di saat yang akan datang. Harapan kita, semoga kita tak pernah kenal lelah selalu berupaya menggeser kesadaran kita masing-masing pada tataran yang lebih tinggi, semakin tinggi seiring waktu berjalan detik demi detik.

    salam hormat,
    salam karaharjan,
    salam asah asih asuh,
    salam sih katresnan
    selamatkan generasi bangsa
    Jayalah NKRI

    • ocavalera permalink
      Oktober 21, 2011 10:49 AM

      ijin ambil beberapa kalimat ya mas, buat tugas TA Pancasila…hehehehe

  6. Juli 20, 2009 10:39 AM

    wah…izin copas dulu nih

  7. taddo permalink
    Agustus 2, 2009 3:41 PM

    mereka melukai hati kami sobat…

  8. Yeremia permalink
    Februari 12, 2010 2:06 PM

    MAs boleh minta data2 tulisannya saya sedang riset.. terima kasih

Trackbacks

  1. Noordin M top….dan Densus 88 « Amiktridharma

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: