Skip to content

Tragedi ‘Desember Gaza’ di Tanah Suci 3 Agama

Desember 31, 2008

Tragedi Darah Desember 2008 di Tanah Suci 3 Agama

Oleh : ech-wan @nusantaraku

Wilayah Konflik

Wilayah Konflik

Lihat VIDEO Serangan Israel
1 Januari 2009 – Serangan Ke Mesjid (LIHAT)
2 Januari 2009 – Serangan Yang menewaskan Anak-Anak (LIHAT)

Menutupi akhir tahun 2008 dan membuka tahun baru Hijriyah 1430, dunia diguncang berita memprihatinkan, menyedihkan sekaligus menggerikan.  Daerah sengketa yang telah diperebutkan lebih dari 2000 tahun yang lalu, kembali bergelinang darah warga yang tidak berdosa. Bermula dari 27 Desember 2008 atau 4 hari menjelang 2009,  militer Israel menyerang dan membombardir wilayah Jalur Gaza yang dikuasai Hamas. Tidak tanggung-tanggung, ratusan warga tidak berdosa pun tewas akibat muntahan senjata dari pesawat-pesawat tempur Israel. Serangan antara kedua pihak berlanjut hingga hari ini : 4 Januari 2009

Jumlah Korban Terbaru = 1313 orang

Untuk informasi harian korban terbaru Perang Israel-Hamas di Gaza, saya infokan di : Korban Terbaru Gaza : Upto date .

Peta Palestina – Tepi Barat (West Bank) dan Gaza

Tepi Barat & Jalur Gaza dan Israel Setelah Perang 1967

Tepi Barat & Jalur Gaza dan Israel Setelah Perang 1967

Wilayah Palestina [warna hijau] terbagi 2 yakni
1- Tepi Barat atau West Bank – merupakan wilayah terbesar dari Palestina yang dipimpin/dikuasai oleh Pres. Mahmoud Abbas (faksi Fatah)
2- Jalur Gaza (Gaza, Gaza Strip) – merupakan wilayah negara Palestina. Sejak perang internal antara faksi Fatah dan Hamas 1,5 yang lalu, Hamas menguasai [dan membuat pemerintahan baru] di Gaza.

Dari peta terlihat bahwa antara Palestina [Tepi Barat] dan Palestina [Gaza] terpisah oleh negara Israel. Sehingga mobilisasi antara warga Tepi Barat dan Jalur Gaza menjadi kendala terbesar, karena dihadang oleh militer Israel.

Pihak Berperang

Israel vs Hamas (+ Jihad Islam + Laskar Pejuang Umat)

Israel
Kekuatan Perang
–10.000 pasukan artileri (176.500 tentara siap perang) disertai pesawat tempur, helikopter Apache, dan kapal perang
Pimpinan Perang
— Ehud Barak (Menhan), Gabi Ashkenazi (CoS), Yoav Galant (SoCom)

Hamas + Jihad Muslim + Laskar Pejuang Umat+PLO
Kekuatan Perang
— 10.000-20.000 pasukan Hamas di Gaza
Pimpinan Perang
— Ismail Haniyeh (Pimpinan Hamas), Mahmoud az-Zahar, Ahmed al Ja’abari, Osama Mazini

Tank Israel
Tank Israel

Kronologi

Setelah Hamas memenangi pemilu Palestina pada Januari 2006, konstelasi politik di Palestina menghangat. Terjadi konflik interest antara faksi Fatah dan Hamas di parlemen. Presiden Machmoud Abbas dan Perdana Menteri Ismail Haniyah terlibat konflik. Peperangan saudara antar faksi pun terjadi.
Juni 2007, Jalur Gaza berhasil dikuasai oleh faksi Hamas dan kelompok Hamas serta merta mengusir kelompok Fatah. Sejak Jalur Gaza dikuasai oleh Hamas, faksi Fatah hanya menguasai Tepi Barat. Sementara itu, konflik antara Israel-Hamas terus memanas.

Pada tanggal 19 Juni 2008, Israel dan Hamas menandatangani perjanjian gencatan senjata selama 6 bulan yang dimediasi oleh Mesir. Pada tanggal 23 Juni 2008, Hamas menjadi pihak pertama yang melanggar perjanjian gencatan senjata yakni sebuah peluru mortir ditembakkan dari Gaza ke wilayah Israel. Tiga hari setelah itu, 3 buah roket Qassam ditembak ke Sderot dan melukai 2 orang Israel. Serangan-serangan ini dilakukan oleh kaum Jihad Palestina, sebuah organisasi independen Hamas.

Setelah dua kejadian itu, kedua pihak, Israel dan Hamas sudah mulai melanggar perjanjian gencatan senjata. Konflik terbesar setelah masa gencatan tersebut adalah ketika 4 November 2008  Israel melakukan penyerbuan ke Jalur Gaza yang menewaskan enam pasukan Hamas.

Rencana penyerangan Israel pun sudah  susun jauh sebelum Desember 2008. Pada 19 November  Menteri Pertahanan Israel telah menyiapkan draft rencana penyerangan ke Hamas.  Satu bulan kemudian, 18 Desember, Menhan menemui PM Israel Ehud Olmert untuk penyetujuan rencana operasi militer tersebut. Rancangan operasi militer sepenuhnya disetujui oleh Kabinet dengan tujuan “membersihkan militan Hamas” dari Jalur Gaza sehingga Hamas tidak lagi menyerang dan meluncurkan roket-roket ke wilayah Israel.

Hari-hari yang menegangkan pun tiba. Di bulan November saja, masing-masing pihak mulai melanggar gencatan senjata. Hal ini diperparah setelah masa gencatan senjata berakhir pada 19 Desember 2008. Satu hari setelah masa gencatan senjata berakhir, 20 Desember, pejuang Hamas melancarkan serangan roket dan mortir ke wilayah Israel. Tidak kurang dari 30 roket dan mortir ‘terkirim’ ke Israel. Kiriman roket dan mortir dari pejuang Hamas disambut dengan pesawat tempur. Aksi saling membalas serangan ini terus berlanjut pada hari-hari selanjutnya.

Dua hari sebelum hari-H, 25 Desember 08, PM Olmert mengultimatum meminta pasukan Hamas berhenti menyerang Israel. “I say to you in a last-minute call, stop it,….I will not hesitate to use Israel’s might to strike Hamas and Jihad.”, kalimat ultimatum Olmert di stasiun TV Al Arabiya. Ultimatum si Olmert ini tidak digubris oleh pejuang Hamas, dan insiden Desember 2008 pun akhirnya pecah.

Pada tanggal 18 Januari  2009, Israel melakukan gencatan senjata setelah desakan dari PBB melalui resolusi 1860 DK PBB dikeluarkan pada tanggal 8 Januari 2009. Awalnya, baik Israel maupun Hamas sama-sama tidak mengindahkan resolusi DK PBB tersebut. Saat ini, Israel menghadapi tuntutan organisasi Hak Asasi Manusia dan organisasi kemanusiaan dunia lain yang mendapat temuan bahwa militer Israel menggunakan bom Phosfor.

Perang Akhirnya Pecah

27 Desember 2008
Israel –> Gaza
Israel mengerahkan 50 pesawat  tempur F-16 dan helikopter Apache AH-64 (11.30 siang) meluluhlantakan wilayah Gaza serta menjatuhkan lebih dari 100 bom pada 100 target. Sasaran : pusat paramiliter, camp pelatihan, pusat pemerintahan. Setengah jam kemudian, Israel kembali melancarkan  serangan gelombang ke-2 dengan  60 pesawat tempur pada 60 target, termasuk tempat peluncuran roket Qassam milik Hamas.
Korban : 228 tewas (hanya 140 pejuang hamas yang tewas) dan melukai 780 orang.
Hamas –> Israel

Hamas membalas dengan menembakkan 70 roket dan mortir, diantaranya mengenai kota Netivot.
Jumlah Korban hari I: 1 orang tewas, 2 luka serius, 8 terluka

28 Desember 2008
Israel –> Gaza
25 pesawat tempur. Sasaran : Gedung-gedung Hamas, Mesjid dekat RS Shifa, Pabrik Logam, Gedung TV Al-Aqsa, Kantor pemerintahan, kepolisian, dan penjara di Kota Gaza.
Korban hingga hari 2I : 287 tewas dan 900 terluka [
Hamas –> Israel
Serangan roket dan mortir pejuang Hamas meluas ke kota Ashdod (kota ke-5 terbesar dan pelabuhan utama Israel).
Korban : Seorang Polisi Mesir tewas

serangan jet tempur
serangan jet tempur

29 Desember 2008
Israel –> Gaza
Serangan pesawat tempur : Universitas Islam Gaza (simbol Hamas), Mesjid di Jabaliya
Korban hingga hari 3 : 320 tewas, melukai 1450 orang. [5 gadis remaja tewas]
Hamas –> Israel
Serangan roket mengenai Kota Ashkelon, Israel,
Korban : 4 tewas, 31 terluka

30 Desember 2008
Israel –> Gaza
Israel membom 6 gedung kementrian dan sejumlah fasilitas yang dimiliki Universitas Islamic, pusat olahraga Hamas, 2 kamp training Hamas, rumah kediamaan senior Hamas, kantor utama Dewan Pertahanan
Sedikitnya 10 orang tewas pada hari ke-4 penyerangan.
Hamas –> Israel
Hamas meluncurkan roket Grad ke Beersheba, kota Israel bagian selatan.  Sasaran roket mengenai TK. Tidak kurang 24 roket Qassam dan 11 mortir ditembakkan ke wilayah Israel dari Gaza.

31 Desember 2008
Israel –> Gaza
Israel terus mengebom kawasan Gaza melalui serangan udara, termasuk terowongan Palestina – Mesir.
Pada pengujung tahun 2008 tersebut, 35 pejuang Hamas  dan 5 orang warga sipil tewas dan melukai ratusan orang.
Gaza –> Israel
Selama dini hari, Hamas menembakkan 2 roket dari Gaza menghantam kota Beersheba, Israal. Satu roket mengenai gedung sekolah. Dua roket lain mengenai Kota Kriyat Gat, Kiryat Malachi dan Ashdod. Secara keseluruhan, lebih 60 Katyusha dan roket Qassam diluncurkan dari Gaza ke Israel.

1 Januari 2009
Israel –> Gaza
Israel mengebom Gedung Parlemen Palestina dan gedung Kementrian Pendidikan dan Hukum. 4 orang tewas dan 25 terluka. Serangan di Rafah menghancurkan 5 terowongan dan kantor polisi.
Serangan udara di Jabaliya menewaskan pimpinan senior Hamas yang diincar Israel sejak 2004, Nizar Rayan. Selain itu, 18 orang tewas dan melukai puluhan orang.
Gaza –> Israel
Hamas meluncurkan lebih 50 roket ke Israel tanpa mengakibatkan korban jiwa.
90 truk yang membawa makanan dan obat-obatan oleh organisasi internasional masuk ke Jalur Gaza melalui lintas perbatasn ‘Kerem Shalom’. Mesir memblokir masuknya bantuan kemanusiaan dari Qatar untuk yang harus melewati Rafah. Namun dalam hal ini, Israel mengumumkan mereka akan mengirim beberapa pesawat terbang dari Qatar ke tanah di Jalur Gaza.

2 Januari 2009
Israel –> Hamas
Serangan ke 20 gedung Hamas.
Tentara Israel melarang laki-laki dibawah 50 tahun sholat Jum’at di Mesjid Al-Aqsa.
Hamas –> Israel
Ribuan demostran turun ke jalan-jalan di Gaza dan Tepi Barat.
Hamas menembak 30 roket  ke Israel dan melukai 3 warga Israel dan menghancurkan beberapa bagian gedung.

3 Januari 2009
Israel –> Hamas
Sabtu dini hari, Israel berhasil membunuh komandan pasukan senior Hamas, Abu Zakaria al-Jamal melalui serangan udara dan Komandan Batalion Kota Gaza, Jamal Manduch. Banyak pemimpin Hamas yang tewas bersama keluarganya. Sedikitnya 13 warga palestina, termasuk 4 orang anak tewas dan melukai puluhan orang ketika jet tempur Israel mengebom Mesjid Maqadna di Beit Lahiya.
Hamas –> Israel
Hampir 34 roket ditembakkan ke Israel dan menghancurkan beberapa bangunan dan mencederai seorang wanita Israel.
**3 Januari malam, Israel mengerahkan pasukan daratnya memasuki wilayah Gaza

4 Januari 2009
-Israel memulai serangan darat pada 3 Januari malam di Beit Lahiya dan Beit Hanoun di Gaza Utara.
-1 tentara Israel dan 50 pejuang hamas tewas pada hari-9 peperangan ini.
-Hamas masih meluncurkan puluhan roket ke wilayah Israel.
– 3 pimpinan senior Hamas tewas : Hussam Hamdan, Muhammad Hilou, dan Mohammed Shalpokh
– Minimal 42 warga palestina tewas

5 Januari 2009
– Pesawat tempur Israel menembak Ambulan milik Kementerian Kesehatan Hamas, dan menewaskan 3 orang tenaga medis.
– 30 orang tewas, termasuk 13 orang anak-anak.
– Roket Qassam dan Grad menghantam beberapa kota di Israel

6 Januari 2009
– PBB mengatakan bahwa terjadi krisis kemanusian di Gaza dengan 1 juta orang hidup tanpa listrik dan 700.000 warga hidup tanpa air bersih.
– Seorang tentara Israel tewas
– Israel menghancurkan sekolah UNRWA dan menewaskan 43 orang.
– Pres. Mahmoud Abbas mendesak PBB untuk bertindak.
– Pres. Venezuela (Hugo Chavez) menyatakan bahwa serangan Israel terhadap Hamas merupakan tindakan genosida dan mengatakan Pres. Ehud Olmert sebagai penjahat perang.
– Pemerintah Venezuela mengusir duta besar Israel.

7 Januari 2009
– 12 warga Palestina tewas, dan 15 roket menghantam wilayah Israel.
– Israel menghentikan serangan [gencatan senjata] selama 3 jam (13.00-16.00) dengan dalih memberi waktu untuk tenaga medis dan kemanusian memasuki Gaza.

8 Januari 2009
– Suatu gerakan di Lebanon ikut andil Perang terhadap Israel dengan menembakkan 3 roket Katyusha ke wilayah Utara Israel. Diduga roket tersebut ditempat oleh Hizbullah di Lebanon Selatan
– Israel membalas dengan menembakkan roket ke wilayah Lebanon Selatan.
– Minimal 4 orang Palestina tewas dan melukai lebih 22 orang.
–  Seorang tentara Israel tewas.

9 Januari 2009
Israel terus melanjutkan serangan ofensif mengabaikan resolusi DK PBB pada hari Kamis, 9 Januari 2009. Hamas dan Israel menolak resolusi tersebut. Disisi lain, Hamas terus menembakan lebih 30 roketnya ke wilayah Israel sejam setelah resolusi PBB dikeluarkan. Hamas mengklaim telah memporakporandakan pertahanan udara Israel di Tel Nof.

10 Januari 2009
Tidak biasanya, menjelang pergantian malam, Hamas tidak meluncurkan serangan roket ke Israel.  Menjelang pagi, Hamas kembali menembakkan 3 roket ke kota Ashkelon dan melukai 2 penduduk.
Sementara itu, militer Israel mengklaim telah membunuh 15 militan Hamas.Tidak ada tanda-tanda kedua pihak akan melakukan gencatan senjata yang dikeluarkan DK PBB. Sepanjang hari Sabtu, tercatat minimal 30 Palestina tewas dan melukai puluhan orang. Hingga hari ke-15 penyerangan, Israel telah menewaskan lebih 300 pejuang Hamas dan telah menangkap sekurang-kurangnya 120 pejuang Hamas.

Untuk informasi harian setelah 10 Januari, silahkan mengklik tulisan saya di:
Korban Terbaru Gaza : 1108 Tewas (16 Januari)

Hentikan Perang

Penyerangan militer Israel yang menewaskan ratusan warga sipil tidak bisa dibenarkan. Dunia harus segera menghentikan aksi militer Israel yang lebih luas. Terlebih rencana pemerintahan Israel yang akan mengerahkan angkatan daratnya memasuki wilayah Gaza. Jika hal ini terjadi, ratusan hingga ribuan jiwa akan melayang.
Negara-negara dunia yang menginginkan perdamaian dan menghargai hak hidup manusia, sudah semestinya menyerukan Israel dan Hamas akan melakukan gencatan senjata. PBB yang ‘ompong’ haruslah mendapat desakan dari negara-negara tetangga Israel-Palestina. Sangat ironis, negara-negara Arab yang berada sangat dekat dengan wilayah Gaza bungkam membisu atas penyerangan Israel di Jalur Gaza. Dunia Arab terlalu lamban menyikapi penyerangan brutal tersebut. Meskipun akhirnya,  Liga Arab mulai mengambil tindakan dan bersuara setelah ‘disentil’ pemimpin Iran.
Negara OKI-pun lamban bertindak. Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar rupanya lebih reaktif dibanding negara-negara Muslim Arab.   Melalui utusan Indonesia di PBB, Indonesia mendesak diadakan sidang PBB untuk mengeluarkan resolusi damai di ‘tanah suci 3 agama’ itu. Terkesan diantara negara-negara Islam belum bersatu [bisa dikatakan tidak bersatu, masing-masing hanya mementingkan diri sendiri, terutama negara Arab yang kaya minyak]
Sudah saatnya, negara-negara Arab bersatu mengamankan wilayah Israel-Palestina, aktif mencari jalan damai, demi menghindar jatuhnya korban-korban yang tidak berdosa. Sekali lagi, hentikan perang dan penyerangan. Karena bukan hanya tentara dan pejuang yang tewas, melainkan  anak-anak, wanita, orang-orang yang tidak berdosa ikut menjadi korban pertikaian.
Ayo, bersama-sama ktia  ‘guncang’kan PBB yang selama ini dikontrol oleh Amerika. Keluarkan resolusi PBB untuk menghentikan serangan Israel ke Gaza dan sebaliknya. Semoga, pertikaian ini segera berakhir. Semoga, mereka yang terluka cepat sembuh. Dan kita berharap, masyarakat dunia dapat membantu para penduduk Gaza baik yang masih di Gaza maupun di pengungsian untuk mendapat akses tim medis, makanan, obat-obatan dan suasana aman.

Gencatan Senjata
Gencatan senjata akhirnya telah dilakukan pada 18 Januari 2009 silam . Biaya rekonstruksi memakan biaya hingga 2 miliar dolar (20 triliun rupiah).  Arab Saudi menyumbang USD 1 miliar.

Sampaikan solusi, komentar, dan opini Anda dalam krisis Israel – Hamas ini….Terima kasih.

Referensi utama : en.wikipedia.org, RIA Novosti, VOA, Kompas, tribun, Reuters, Xinghua.

Iklan
23 Komentar leave one →
  1. Januari 7, 2009 10:55 AM

    Maha Suci Allah SWT. Semoga Rakyat Palestina yang terzalimi selalu dalam Lindungan dan Ridho-Nya.

    Semoga ruh-ruh mereka diangkat-Nya ke surga Allah yang indah.

    Untuk bayi-bayi dan anak-anak yang dibunuh Israel -semoga dilaknat Allah- semoga Allah berkenan menempatkan ruh mereka di sisi-Nya. Jangan takut Nak.. Malaikat Allah akan selalu menjagamu disana, kami orang tuamu disini sedang menunggu syahid… Tunggulah kami disana Nak…

    Semoga Allah selalu meridhoi perjuangan Palestina.
    Amin ya Robbal Alamin..

  2. hendra permalink
    Januari 7, 2009 5:51 PM

    Israel dari dulu emang kepala Batu..Tuhan aja Capek ngurusi Israel.Tapi Tuhan sayang ma merek.tapi jangan salah ya.Firman Tuhan Ya dan Amien.Dia sudah berfirman Terkutuklah bangsa yang mengutuk engkau(israel)dan akan di berkati lah Bangsa yang memberkati engkau(israel).la ya kaya gini jadinya bangsa yg mengutuk israel.ya to.liat amerika.ingris.dan negara2 yg menentang agresi israel tapi tidak mengutuk.pa lagi demo,bakar2 benderabilang anjing,setan,habis itu bilang ALLOh Wakbar.ya rasain sendiri.kalo FPI dan laskar2 yg mau jihat itu bagus,setuju malah,biar kurang para penjahat yang ngakunya islam itu.kl bisa lewat laut aja,tar ben di bom kapal israel.di makan hiu.gak repotin RI.pulangin mayat.mending berdou .pembalasan di Tangan Tuhan.kalo Tuhan sudah marah Israel pasti di hukum.dari dulu kan sering di hukum ma Tuhan.kl gak percaya baca kitabnya orang kristen.di PL oke

  3. bebi permalink
    Januari 7, 2009 10:34 PM

    buat semuanya… ga usah komen deh kalo ga tau apa yang diomongin. palagi cuman buat ngelampiasin emosi doang… yang perang tuh mereka… kita ga usah pada ikutan perang syaraf… damailah selalu wahai indonesiaku… biarkan mereka yang mau ikutan jihad… mereka punya keyakinan sendiri. apapun yang kita lakukan selama itu diridloi oleh-Nya selalu akan berhasil. amin…. Kita punya tanggungjawab buat keluarga kita masing2 di indonesia..Jadi… Yang di Indonesia…. Damai ajalah…. Peace…. Doa kami selalu bersama orang2 yang mencintai perdamaian. Mari kita doakan orng yang sempit fikiran dan picik. semoga mereka dibukakan hatinya…. buat heru jp …. salut dengan pemikiran anda…. dukungan moril dan doa kami selalu untuk org2 yang teraniaya(palestin).

  4. Januari 8, 2009 2:47 PM

    israel licik,pengecut, lenyapkan dari peta dunia.HIDUP: BRIGADE MARTIR AL-AQSHO
    BRIGADE AL-QASSAM
    BRIGADE ISLAMIC JIHAD
    BRIGADE ANSHAR AL-SUNNAH
    BRIGADE JENIN
    BRIGADE KASHMIR

  5. GOZAG_gazig permalink
    Januari 8, 2009 2:52 PM

    tenang aja olmert dan ehud barak bisa disantet kok jadi edan dengan mengirim pasukan luar biasa

  6. Imam permalink
    Januari 8, 2009 4:00 PM

    Allahu Akbar
    Allahu Akbar
    Allahu Akbar

    Isun pribadi sampe heran mengapa sang.raja palestin M.Abbas koq diem kaya patung pancoran padal gedung pemerintah,sekolah,bahkan mesjid dibom israel tp mengapa sepertix kog tdk ada yg membela pejuang hamas??
    Klau bgtu mengapa tdk di coret saja gaza dr peta palestin.
    apa dia umat yg dikucilkan pemerintah palestin padahal mereka adl pahlawan palestin yg sesungguhx yg coba membela tanah klhranx
    klau menurut pikiran isun yg paling brtanggung jwb adl M.Abbas mengapa dia biarkan rakyat mati konyol apa dia tdk pny prajurit tni??!
    Dan mohon u/ ‘say no islam’ dan yg lainya yg komenx tdk etis gak usah komen malah riko nambah duso ae

    isun pengin py temen yg mau diajak tukar/sharing ilmunya apa aja
    niki imel lan fs isun
    la5k4r_3mo@ymail.com

    Assalammu’alaikum

  7. StarScreamz permalink
    Januari 9, 2009 8:19 PM

    huahahahaha….

    kamilah yg kan membinasakan smua musuh2 islam!!!

    Autobots & Decepticons kan bersatu melawan mereka!

    LongLive Cybertrons!!!

    Transformeerrss.. robot in the sky.. transformeerrss..

  8. Januari 16, 2009 9:18 AM

    Peace….

    Love….

    Unity….

    Inna lillaahi wa inna illaihi ra’jiun….

    Salut bwt pemikiran Heru….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: