Skip to content

Daftar Politisi DPR Golkar yang Pembolos (2004-2007)

Desember 31, 2008

Daftar Politisi DPR  yang Pembolos dari Golkar  (2004-2007)

Latar Belakang
Melanjutkan tulisan saya mengenai Partai dan Anggota DPR Pembolos (bagian 1) – Statistik Partai-Partai Pembolos di DPR (2004-2007), topik saat ini adalah Daftar Politisi DPR yang Pembolos dari Golkar . Seperti pada artikel sebelumnya, saya menggunakan data-data yang dirilis di situs kumpulan Risalah Rapat Paripurna Periode Oktober 2004 – Desember 2007 (http://www.dpr.go.id/dpr/bagian_risalah/kegiatan.php). Karena terdapat 550 data anggota dewan yang harus diolah untuk setiap risalah, maka saya hanya menggunakan 20 dari 66 Risalah yang dipublikasikan oleh DPR.
Untuk menjaga keakuratan hasil statistik, saya menggambil 20 dari 66 data risalah secara acak dengan tetap mempertahankan presentatif tiap periode sidang atau rapat paripurna. Meski tidak tertutup kemungkinan terjadi kesalahan kecil dalam statistik, namun 20 data ini cukup menggambarkan kondisi para politisi di Senayan ini. Saya tidak punya data alasan ketidakhadiran mereka dalam rapat paripurna di Senayan. Dan hal yang sama, saya tidak bisa menginput data tahun 2008, karena hingga saat ini belum ada data Risalah Rapur 2008 yang dirilis di situs www.dpr.go.id.

Landasan pemaparan ini adalah anggota DPR yang tidak hadir  dalam sidang merupakan tindakan tidak terpuji. Dan secara etika dan moral mereka telah melakukan tindak korupsi, yakni korupsi waktu. Hal ini pun dipertegas dalam Kode Etik Dewan Pasal 6 Ayat 1Anggota harus mengutamakan tugasnya dengan cara menghadiri secara fisik setiap rapat yang menjadi kewajibannya“. Sehingga alasan bertemu dengan konstituen di daerah, bertemu dengan calon kepala daerah di pilkada-pilkada, bertemu dengan pejabat dan lainnya, bukanlah alasan yang dapat dibenarkan. Kecuali, mereka khusus melakukan kunjungan kerja ke daerah terpencil sehingga tidak memiliki waktu untuk kembali ke Jakarta untuk menhadiri  sidang mengurus masalah rakyat dan negara.
Meskipun demikian, saya tetap menghargai alasan-alasan tersebut atau alasan sakit atau hal-hal kemanusian lainnya, maka saya hanya menampilkan mereka dengan tingkat kehadiran sangat kurang, yakni 70% dan dibawah 70%. Angka 70% merupakan angka batas ‘masih wajar’. Sedangkan jika tingkat kehadiran kecil 70% atau dibawah 2/3 sidang, ini yang menjadi pertanyaan besar.
Mengingat kembali pendapat pengamat politik dan dosen Fisipol UGM, Sigit Pamungkas, rendahnya tingkat kehadiran anggota DPR mengikuti rapat komisi atau  rapat paripurna DPR merupakan cerminan politisi busuk. “Itu penyakit politisi busuk karena tidak menjalankan fungsi dasar lembaga legislatif. Nah sekarang mau berperan dalam kebijakan DPR bagaimana orang hadir saja tidak pernah,”

Anggota DPR Partai Golkar yang ‘Gemar’ Bolos

Berdasarkan jumlah anggota di DPR, partai Golkar ‘mengirimkan’ tidak kurang 127 anggotanya di lembaga legislatif tertinggi di negeri ini. Golkar yang menang pada Pemilu 2004 dengan memperoleh 23.1% kursi di DPR, memiliki anggota-anggota ‘tergolong busuk’ seperti yang diungkapkan Pak Sigit Pamungkas.
Pada kesempatan ini, saya khusus menampilkan anggota DPR Golkar yang sering bolos alias mangkir.

No Nama Anggota Dewan Kehadiran Daerah Pemilihan
1 Bambang Sadono, SH, MH 35% Jawa Tengah 3
2 H.Aulia Aman R, SH,M.Si 40% Sumatera Barat 1
3 Drs. H. Mohammad Hatta, MBA 40% Jawa Barat 4
4 Dr. Marwah Daud Ibrahim, MA 40% Sulawesi Selatan 2
5 Marzuki Darusman, SH 50% Nusa Tenggara Barat
6 Idrus Marham 50% Sulawesi Selatan 1
7 Dr. Hj. Mariani Akib B, MM 50% Sulawesi Selatan 2
8 Hj. Marliah Amin 55% NAD 1
9 Drs. Agun Gunandjar Sudarsa 55% Jawa  Barat 9
10 Gbph H. Joyokusumo 55% DI Yogyakarta
11 Tisnawawi Karna, SE 60% Bali
12 H. Muhayan Hasan 60% Kalimantan Timur
13 Hj. Nurhayati Yasin Limpo 60% Sulawesi Selatan 1
14 H.R. Agung Laksono 65% DKI Jakarta 1
15 Drs. H. Mohammad Ichwan S 65% Jawa Tengah 10
16 Budiarsa Sastrawinata 65% Banten 2
17 H.M. Malkan Amin 65% Sulawesi Selatan 2
18 Dr. H. Abdul Gafur 65% Maluku Utara
19 Dr.H.M.Azwir Dainy T, MBA 70% Sumatera Barat 1
20 Dewi Asmara, SH 70% Jawa Barat 3
21 Dr. H. Yuddy Chrisnandi, ME 70% Jawa Barat 7
22 Drs. Hajriyanto Y Thohari, MA 70% Jawa Tengah 4
23 Drs. H.A. Mujib Rohmat 70% Jawa Tengah 9
24 Gde Sumarjaya Linggih, SE 70% Bali
25 Drs. Setya Novanto 70% NTT 2
26 Victor Bungtilu Laiskodat, H 70% NTT 2
27 M. Akil Mochtar, SH, MH 70% Kalimantan Barat
28 Drs. Fachri Andi Leluasa 70% Sulawesi Selatan 2
29 Simon Patrice Morin 70% Papua

Dari tabel di atas, terlihat bahwa ada sekitar 18 DPR Golkar yang sering bolos (14% anggota). Dan 29 orangnya (atau 23% anggotanya) yang memiliki tingkat kehadiran 70% dan kebawah.
Mereka yang hanya menghadiri 1/2 dari total sidang berjumlah 7 orang yakni Bambang Sadono, SH, MH,H.Aulia Aman Rachman, SH, M.Si, Drs. H. Mohammad Hatta, MBA, Dr. Marwah Daud Ibrahim (Sulsel), MA, Marzuki Darusman, SH, Idrus Marham (Sulsel), Dr. Hj. Mariani Akib Baramuli, MM (Sulsel).
Yang menarik adalah dari ketujuh DPR tersebut, 3 diantaranya adalah anggota Dapil Sulawesi Selatan, tempat asal Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (Wapres juga)
Timbul pertanyaan….. apakah mereka bertiga dari Dapil Sulsel dapat sewenang-wenangnya tidak hadir karena satu daerah dengan Ketua Umumnya?? Mengapa Ketumnya tidak bertindak tegas??? Apakah karena seorang Wapres??

Daftar Mantan DPR 2004-2009 Partai Golkar yang Bermasalah

No Nama Anggota Dewan Da.Pil Kasus
1 H. Saleh Djasit, SH Riau Korupsi Damkar
2 Drs. Antony Zedra Abidin Jambi Wagub Jambi, Korupsi Hutan
3 Adiwarsita Adinegoro Jawa Barat 3 Korupsi Hutan, pengusaha, tingkat kehadiran hanya 11%
4 M. Yahya Zaini, SH Jawa Timur 7 Asusila
5 H. Hamka Yamdu Y.R, SE Sul. Selatan 1 Korupsi Hutan

Tercatat 5 mantan politisi Golkar yang terlibat dalam tindak pidana dan asusila.

Anggota DPR Partai Golkar yang Rajin

Tentu kita tidak bisa menvonis langsung kejelekan suatu partai karena memiliki 23% ‘politisi pemalas’. Meskipun tergolong ‘kaya’ dengan jumlah ‘politisi malas’, partai Golkar memiliki 5 orang paling rajin (4% anggota).

No Nama Anggota Dewan Da.Pil
1 Drg. H. Tonny Aprilani, M.Sc Jawa Barat 3
2 Drs. Ade Komarudin Jawa Barat 6
3 H. Asep Ruchimat Sudjana Jawa Barat 10
4 Ferdiansyah, Se, Mm Jawa Barat 10
5 Dra. Trulyanti S Habibie S, M.Psi Gorontalo

Mereka berlima merupakan anggota DPR dari Golkar yang tidak pernah mangkir dari statistik saya. Kita perlu memberi apresiasi tinggi atas hasrat, niat dan perbuatannya untuk selalu hadir di sidang paripurna DPR. Jika ada 5 orang yang mampu hadir setiap kali rapat, mengapa ada 29 orang yang tidak mampu hadir lebih dari 3/4 sidang paripurna???
Setidaknya, mereka berlima [4 berasal dari Jabar] tidak menyandang ‘politisi busuk’. Mereka hadir ditengah ‘malasnya’ rekan-rekannya, sehingga  pantas untuk memberi titel pada mereka, “politisi rajin”.

* Ini hanya refleksi pola kerja anggota dewan selama kurun waktu 3 tahun (2004-2007). Saya tidak tahu apakah mereka telah berubah di tahun 2008.

Untuk partai lainnya, akan saya usahain lagi.

Terima Kasih – ech for nusantaraku – 31 Desember 2008

Artikel Terkait : Daftar Politisi DPR PDIP yang Pembolos (2005-2007)

One Comment leave one →
  1. Desember 31, 2008 10:05 AM

    allow sobat lam kenalnya
    sekali2 kunjungin blog ku yah , hehehe

    http://babbicool.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: