Skip to content

Sikapi Secara Positif Turunnya Premium dan Solar

Desember 15, 2008
tags:

Sikapi Secara Positif Turunnya Premium dan Solar

Endrawan Ch

        Ketika harga minyak mentah dunia merosot di lever US$ 50-an per barel,sejak akhir November berbagai pihak dan pengamat mendesak agar pemerintah menurunkan harga BBM ke harga yang semestinya yakni premium di level Rp 5000 per liter  dan solar Rp 4.500 per liter. Besarnya tekanan kepada pemerintah serta kekecewaan khalayak ramai atas kebijakan pemerintah yang hanya menurunkan harga BBM jenis premium sebesar Rp 500 per liter memberikan hasil positif.

        Akhirnya, pada hari Minggu sore 14 Desember 2004, seusai sidang kabinet dengan beberapa menteri, Pemerintahan SBY-JK memutuskan untuk menurunkan harga BBM per 15 Desember 2008 di seluruh Indonesia seperti berikut:
Premium dari semula Rp 5.500 menjadi Rp 5.000 per liter. (turun Rp 500)
Solar dari semula Rp 5.500 menjadi Rp 4.800 per liter. (turun Rp700)
Minyak tanah tetap sebesar Rp 2500 per liter.

Daftar Harga BBM 2004 – 15 Desember 2008

        Meskipun pemerintah terkesan lamban dalam kebijakan menurunkan harga BBM seiring turunnya harga minyak dunia, sebagian masyarakat merasa cukup puas (dialog Elshinta) atas turunnya BBM per 15 Desember, 2 minggu setelah penurunan premium sebesar 500 rupiah.
        Dengan demikian, Pemerintah SBY-JK telah menurunkan harga BBM sebanyak dua kali selama pemerintahannya serta menaikkan sebanyak tiga kali.

  Harga BBM Pemerintah SBY (2004 – Sekarang)
Perubahan Harga BBM Premium Solar M. Tanah
Di Awal Pemerintahan 2004 1,810 1,890 700
Kenaikan 1 Mar 2005 2,400 2,100 700
Kenaikan 1 Okt 2005 4,500 4,300 700
Kenaikan 24 Mei 2008 6,000 5,500 2,500
Penurunan 1 Des 2008 5,500 5,500 2,500
Penurunan 15 Des 2008 5,000 4,800 2,500

 
Di balik Penurunan Harga BBM

        Penurunan harga BBM 15 Desember 2008 telah ditunggu-tunggu oleh dunia usaha, pengamat, dan sebagian masyarakat. Berikut beberapa alasan (7 alasan) mengapa pemerintah harus menurunkan harga BBM:
1. Harga minyak dunia merosot, rata-rata US$ 50 per barel dari sebelumnya rata-rata di atas US$ 100 per barel.
2. Krisis keuangan global diikuti melemahnya sebagian besar sektor industri di Indonesia yang terancam mem-phk para pekerja.
3. Tingginya tingkat inflasi tahun 2008 (mencapai 11%)
4. Menurunnya daya beli masyarakat sejak kenaikan BBM 24 Mei 2008
5. Rakyat Indonesia hampir “tidak mendapat kompensasi minyak bumi negara” karena masih tingginya harga BBM (rencana pemerintah melepaskan harga BBM ke pasar atas saran IMF)
6. Harga premium Indonesia bahkan lebih tinggi dari harga premium di Amerika beberapa waktu lalu.
7. Aktifnya pemerintah jiran menurunkan harga BBM seiring turunnya harga minyak dunia, sedangkan pemerintah RI terkesan “tidak ambil pusing”.

Batas Atas Harga Premium dan Solar

        Pemerintah mematok harga maksimum premium tidak akan melebihi Rp 6.000 per liter dan solar Rp 5.500 per liter meskipun bila suatu saat harga minyak mentah dunia meningkat lagi.
        Menurut Menko Perekonomian Sri Mulyani di Kantor Presiden, Jakarta (14 Des 2008), “Dengan demikian masyarakat dan dunia usaha bisa terhindar dari ketidapastian dan peningkatan harga jual bahan bakar minyak yang melonjak tajam.”

        Pemerintah berjanji bahwa pada 2009 tidak akan menetapkan harga jual premium di atas Rp 6.000, dan solar di atas Rp 5.500. “Ini bisa dilakukan karena pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2008 tentang APBN 2009 ada anggaran subsidi BBM sehingga bila harga minyak mentah dunia naik maka pemerintah akan mengelola harga penjualan bahan bakar tersebut dengan memerhatikan nilai tukar rupiah, “Mulyani menjelaskan.

Dampak Penurunan BBM

        Turunnya harga BBM untuk kedua kalinya di akhir tahun 2008 ini, memberikan berbagai dampak, baik secara politik, ekonomi maupun sosial masyarakat. Beberapa dampak dari penurunan harga BBM bagi masyarakat yang dapat diamati yakni:
1. Politik
– Penurunan BBM berimbas pada citra pemerintah SBY-JK yang sedikit membaik menjelang pemilu 2009. Kebijakan kenaikan BBM 24 Mei 2008 telah menurunkan popularitas SBY.
2. Ekonomi
– Terbantu secara langsung sektor ekonomi masyarakat kecil seperti nelayan dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada solar.
– Biaya transportasi untuk mengangkut hasil produksi barang kebutuhan pokok turun. Harapannya dengan penurunan biaya transportasi diikuti dengan turunnya harga barang dan jasa (sembako).
– Tarif transportasi (angkutan) umum hendaknya juga diturunkan secara proporsional. (Organda terkesan engan menurunkan tarif angkutan umum, dengan alasan masih tingginya suku cadang)
– Industri-industri kecil yang bergantung pada solar dan premium diharapkan dapat bertahan dalam badai krisis global.
– Dapat meningkatkan daya beli masyarakat
– Dapat menggerakkan sektor riil, 
3. Sosial-masyarakat
– Meningkatkan kembali kepercayaan dan psikologis masyarakat agar terus berjuang menghadapi krisis keuangan global dan ditengah ancaman PHK massal.

Kesimpulan

        Dengan turunnya harga premium dan solar ke level yang “pantas”, kita berharap perekonomian Indonesia mampu bertahan hingga krisis global ini berakhir. Kita hanya berharap agar pengusaha maupun masyarakat tetap berjuang demi kepentingan kita bersama. Demi turunnya harga BBM ini, diharapkan “rumor” PHK oleh pengusaha tidak bergema lagi. Terakhir, semoga penuruan premium dan solar tidak menjadi ajang politik kaum elit saja, namun lebih pada kepentingan rakyat.
Ambillah sisi positifnya. Tidak perlu terlalu berprasangka buruk pada kebijakan pemerintah. Just do the best.

2 Komentar leave one →
  1. Desember 15, 2008 9:35 AM

    SUDAH TERBUKTI BAHWA PEMERINTAHAN SBY-JK TELAH BEKERJA KERAS, BERPIKIR DENGAN CERMAT, CEPAT, TEPAT DAN TEGAS, RASIONAL BUKAN EMOSIONAL. ITULAH KOMITMEN SBY-JK DENGAN BERBAGAI KEBIJAKANNYA YANG PRO RAKYAT MISALNYA TURUNNYA HARGA BBM, BLT, BOS,RASKIN,KOMPOR GAS GRATIS, ASKESKIN, DAN YANG SANGAT SPEKTAKULER ADALAH DAMAINYA ACEH DAN PEMBERANTASAN KORUPSI SERTA KEMAMPUANNYA DALAM MENGENDALIKAN STABILITAS KEAMANAN DAN PEREKONOMIAN MESKIPUN DIGUNCANG DENGAN KRISIS KEUANGAN GLOBAL. SEANDAINYA PRESIDENNYA BUKAN SBY DAN WAPRESNYA BUKAN JK, MUNGKIN SUDAH PANIK BAHKAN COLLAPS, TERBUKTI PADA MASA PEMERINTAHAN SEBELUMNYA YANG KEROPOS, BARU DIHADAPKAN PADA MASALAH KEUANGAN NEGARA SAJA SUDAH BINGUNG DAN PANIK SEHINGGA AMBIL JALAN PINTAS TAPI SANGAT BODOH DAN MERUGIKAN RAKYAT YAITU MENJUAL ASSET-ASSET NEGARA DAN GAS LNG DENGAN HARGA SANGAT MURAH, AKIBATNYA SAAT INI GAS LANGKA DAN IBU-IBU RUMAH TANGGA MENJERIT. SAYA MEMUJI PEMERINTAKAN SBY-JK DENGAN BERBAGAI PRESTASI NYATA DAN BUKAN HANYA JANJI KALAU SEANDAINYA. RAKYAT SUDAH CERDAS, DAPAT MENILAI MANA PEMIMPIN PEMERINTAHAN INDONESIA YANG CERDAS DAN YANG BERHASIL MENGATASI BERBAGAI MASALAH YANG MULTI DIMENSIONAL, DAN MANA PEMIMPIN YANG BODOH, EMOSIONAL DAN GAGAL, YANG DIKELILINGI OLEH ORANG-ORANG PARTAI YANG KORUP, NGEYEL, BRUTAL, URAKAN DAN BEJAD MORALNYA SEPERTI KASUS-KASUS SKANDAL SUAP DAN SKANDAL SEKS. MAJU TERUS PAK SBY DAN BIARPUN LANGIT RUNTUH, TERUSKAN TEKAD MEMBERANTAS KORUPSI TANPA PANDANG BULU, KAMI RAKYAT INDONESIA 1000% MENDUKUNG LANGKAHMU.

  2. Desember 16, 2008 12:52 PM

    Memang sudah layak dan sepantasnya pemerintah menurunkan harga BBM, mengingat banyaknya pengangguran dan tindak kriminal yang terjadi akibat krisis konomi di dunia ini. Pemerintah juga harus bisa melihat kesengsaraan mereka yang terindas. Tapi…. kalua saya pikir – pikir lagi, ada yang agak sedikit mengganjal dalam benakku. Sepertinya SBY-JK ingin mengambil hati masyarakat, mengingat akan diadakannya pemilu 2009. Siapa tau, ada maksud lain di balik itu semua. Beliau kan juga ikut dalam pemilu 2009. Mungkin mereka berharap agar dipilih kembali kelak di periode berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: