Skip to content

Rusli Zainal, Tersangka Koruptor Kok Pahlawan Oleh Blogger?

Agustus 25, 2009
Rusli Zainal

Rusli Zainal

Sembilan jam yang lalu, saya memposting artikel : Sutjiptadi, Polisi Pemberani “Sang Visioner” sebagai pengantar dari dari tulisan ini. Dan tulisan ini merupakan bentuk tanggapan kritis  saya atas kontes  SEO yang diadakan oleh sekelompok blogger Pekanbaru yang menamaikan diri mereka sebagai “Blogger Bertuah”. Tema dari kontes SEO tersebut adalah  Rusli Zainal Sang Visioner. Kontroversial karena orang ini merupakan penguaa (Gubernur) di Riau dan sejak tahun 2006 sudah bermasalah dengan lingkungan (hutan), anggaran provinsi (penyelewangan proyek), dan terakhir skandal seks dengan mahasiswi Indrati Setyohayuni yang tidak menjadi perhatian utama saya.

Pada kesempatan ini, saya hanya fokus pada dua permasalahan fundamental, yang salah satunya pernah menjadi topk permasalahan bangsa karena diangkat oleh media nasional yakni kasus pembalakan liar atau illegal logging. Dan kedua adalah indikasi terlibat dalam korupsi, salah satunya adalah proyek Multy Years Propinsi Riau tahun 2004 -2009 senilai Rp1,7 triliun yang merugikan negara hingga Rp 600 miliar.

Rusli Zainal : Bertanggung Jawab dalam Pembalakan Liar di Riau

Jika Rusli Zainal seorang yang visioner, tentu ia sebagai gubernur Riau akan cermat dan tidak menandatangani surat Rencana Kerja Tahunan (RKT) Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman atau Hutan Alam (IUPHHK-HT/HA) untuk 10 cukong perusahaan kayu di hutan Palelawan – Riau. Karena dengan persetujuannya, negara dirugikan Rp 1.2 triliun. Apakah ini dinamakan sang visioner? [antikorupsi, 2008]

Dari fakta lapangan hasil penyelidikan tim masa Irjen Sutjiptadi, mantan Kapolda Riau yang ‘tersingkir’, didapatkan kesimpulan sementara bahwa para penguasa (4 bupati di Riau, Gubernur Rusli Zainal dan Menhut Kaban) terlibat atau setidaknya harus bertanggungjawab atas rusaknya hutan Riau. Indikasi ini semakin kuat tatkala dari praktek pemungutan hasil hutan, penebangan dengan mesin berat, pengangkutan, transportasi kayu-kayu illegal di sepanjang sungai Riau menunjukkan operasi sistematis atau  adanya kong-kali-kong antara cukong dengan pihak penguasa [Baca : Sutjiptadi, Polisi Pemberani “Sang Visioner”]

Namun pihak penegak hukum hingga saat ini, atas pembalakan liar atau illegal logging yang menghabiskan hutan Riau hanya berhasil memenjarakan mantan Bupati Pelalawan Tengku Azmun Jaafar selama 11 tahun penjara. Sementara yang lain, lepas tangan, lepas tanggung jawab, terbang bebas. Padahal mereka ikut serta dalam menandatangani penghancuran hutan, sekaligus memberi lampu hijau bagi para cukong kayu illegal untuk menambah harta dari kehancuran pohon-pohon di bumi Lancang Kuning. Inikah hadiah gelar yang pantas kepada mereka yang baik sadar maupun tidak sadar menghancurkan hutan Riau? Inikah kebijaksanaan dan daya kritis blogger?

Rusli Zainal: Tersangka Koruptor Kok Jadi Pahlawan oleh Blogger?

Adalah LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) yang pada pertengahan 2009 berhasil menemukan dokumen  di Kejaksaan Agung yang menetapkan Rusli Zainal sebagai tersangka  korupsi senilai Rp 600 miliar dalam dugaan mark-up  Proyek Multi-Year Riau tahun 2004-2009. Rusli Zainal ditetapkan sebagai tersangka  dugaan korupsi oleh Kejaksaan Agung pada 6 Maret 2006 berdasarkan surat keputusan No. B-284/F.2/Fd.1//03/2006 yang ditandatangani oleh Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Suwandi, dan tembusannya dikirimkan kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus. Namun, hingga saat ini kasus tersebut tidak pernah diproses oleh Kejagung. [Kantor Berita Antara, Juni 2009]

Karena ‘disimpan’ bertahun-tahun oleh Kejagung, akhirnya Presiden LIRA Jusuf Rizal pada Juni 2009 mendesak KPK untuk mengambil alih kasus korupsi yang melibatkan Gubernur Rusli Zainal, karena Kejagung belum ‘berani’ mengungkap kasus ini. Padahal dugaan korupsi proyek besar ini telah diungkapkan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia dalam keputusannya Nomor: 06/KPPU-I/2005 tanggal 27 September 2005.  Kasus dugaan korupsi proyek multi-year tahun 2004-2009″ meliputi tujuh proyek yang diajukan oleh Dinas Pemukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil), satu proyek dari Dinas Perhubungan.

Bagaimana orang yang terdaftar sebagai tersangka dalam dugaan korupsi bisa dengan mudah mendapat perhatian positif oleh kalangan blogger dan bahkan didaulat sebagai orang  yang visioner?
Benar bahwa kita harus menjunjung azaz praduga tak bersalah terhadap Rusli Zainal. Namun bukan berarti kita dengan mudah membentuk opini publik bahwa sosok kontroversial tiba-tiba didaulat menjadi pahlawan. Betapa ironisnya jika para blogger turut membantu ‘menyimpan’ kasus korupsi dalam dunia maya, dengan cara membentuk opini bahwa Rusni Zainal adalah pahlawan!

Rusli Zainal : Memang Suara Penguasa!

Benar bahwa Rusli Zainal adalah seorang penguasa, kepala daerah yang terpilih menjadi Gubernur Riau selama dua periode, 2003-2008 dan 2008-2013. Benar pula, bahwa ia menjadi salah satu tokoh penting dalam tubuh Golkar, partai penguasa Orde Baru yang masih berpengaruh. Ia menjadi ketua DPP Golkar asal Riau. Ia memiliki koneksi yang kuat dengan sejumlah pengusaha asal Jakarta. Ia memiliki relasi yang tangguh terhadap penguasa di pusat.  Dan pada saat yang sama ia menjadi Gubernur di provinsi dengan sumber kekayaan alam dan finansial yang ‘basah’.

Hutan

Pengaruh dan kekuasaanya menyebabkan penyelesaian beberapa kasus yang menimpa Rusli Zainal sulit ditindaklanjutin secara cepat. Irjen Sutjiptadi dengan cepat dimutasi setelah mengatakan akan membawa nama Rusli Zainal dan MS Kaban dalam kasus illegal logging di Riau (tahap awal sebagai saksi).  Meskipun Rusli Zainal secara jelas melanggar Keputusan Menhut No 6652/KPTS-II/2002 yang menyebut wewenang penerbitan RKT ada pada Kepala Dinas Kehutanan, namun ia masih dapat bebas bergerak. Keanehan bahwa Rusli Zainal belum tersentuh hukum juga disampaikan oleh Koordinator Jaringan Kerja Penyelamatan Hutan Riau (Jikalahari) Susanto Kurniawan. Susanto mengataan bahwa dugaan pelanggaran Rusli Zainal diperkuat dengan pernyataan jaksa KPK dalam kasus Azmun Jaafar yang menyebutkan Rusli melanggar kewenangannya.

Sejak tahun 2007, Kepolisian Daerah Riau telah melakukan pengusutan atas dugaan pelanggaran kewenangan dalam pemberian Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kesepakatan dan Hutan Tanaman yang dilakukan oleh Rusli dan lima bupati. Kelima bupati itu adalah Bupati Pelalawan Azmun Jaafar, Bupati Kampar Burhanuddin Husein, bekas Bupati Indragiri Hulu Raja Thamsir Rachman, bekas Bupati Indragiri Hilir, Indra Muchlis Adnan, dan bupati Rokan Hilir Anas Ma’mun. Dari semua pejabat itu, baru Azmun Jaafar dan Burhanuddin Husin yang diproses KPK. Azmun dihukum 11 tahun penjara, sedangkan Burhanuddin telah ditetapkan sebagai tersangka.

Korupsi APBD

Senada dengan kasus pembalakan liar, menurut Presiden LIRA Jusuf Rizal, mandegnya penyelesaian kasus dugaan korupsi ini karena ada intervensi dari kelompok tertentu yang menginginkan kasus ini tidak diteruskan. “Kami berharap KPK bisa mengambil alih kasus ini agar penyelesaiannya bisa dituntaskan.” [matanews, 2009]

Hubungan Manis Kejaksaan Agung – Polri – Rusli Zainal?

Diakhir tahun 2008, Kapolri Bambang Hendarso Danuri mengeluarkan surat penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas 13 perusahaan yang diduga melakukan pembalakan liar di Riau [Tempo/ICW, 2008]. Terbitnya surat penghentian penyidikan pembalakan liar yang diterbitkan oleh pihak Kapolri sangat disayangkan, karena sejak tahun 2006 silam, Irjen Sutjiptadi telah mengumpulkan cukup banyak barang bukti. Lalu, mengapa tiba-tiba di SP3?

Bapak Kapolri Bambang berkilah bahwa berkas kasus-kasus tersebut telah dilimpahkan ke Kejaksaan, namun selalu ditolak.  Sementara Jaksa Agung Hendarman Supandji berdiam diri atas keputusan Kapolda Riau Brigadir Jendral Hadiatmoko mengeluarkan SP3 terhadap 13 perusahaan terkait pembalakan liar di Riau. Dan berusaha menuding bahwa Polri yang tidak siap. Kok bisa, Polri menganggap Kejaksaan ‘cerewet’, lalu Kejaksaan mengatakan Polri tidak bisa memberi bukti yang cukup?

Dan ternyata…..oh…ternyata… Berdasarkan sumber Tempo keputusan menerbitkan SP3 itu sesungguhnya dibuat setelah ada pertemuan antara petinggi kepolisian, Kejaksaan, dan Gubernur Riau Rusli Zainal. Rusli, saat dimintai konfirmasi, tidak membantah. “Saya hanya dipanggil hadir dalam rapat yang dihadiri Kepala Polri dan Jaksa Agung,” katanya. “Dalam pertemuan itu, saya menyampaikan soal ancaman pengangguran.”

Selain kasus 13 perusahaan yang akan membawa nama Rusli Zainal, ada beberapa kasus yang telah dilimpahkan ke KPK.  Kasus yang telah dilimpahkan Polda Riau ke KPK adalah kasus yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Siak, dan Pelalawan. Dalam kasus yang disebut terakhir, Bupatinya Pelelawan Tengku Azmun Jaafar pada 3 Agustus silam telah divonis 11 tahun penjara.

Sementara itu, Agusuts 2009 Walhi mendukung langkah KPK untuk segera memeriksa Gubernur Riau Rusli Zainal atas dugaan kejahatan kehutanan. Walhi menilai orang nomor satu di Riau tersebut juga turut andil dalam kejahatan kehutanan yang dilakukan bersama-sama dengan Azmun. “Menteri Kehutanan MS Kaban juga berperan dalam rusaknya hutan di Riau bersama Rusli. Dia juga harus diperiksa KPK,” kata Direktur Eksekutif Walhi Riau Hariansyah Usman dalam perbincangan dengan Okezone di Pekanbaru, Selasa (4/8/2009).

Dia mengatakan, kejahatan hutan dengan pemberian izin di area kawasan gambut untuk sejumlah IUPHK-HT dan HPH banyak ditandatangani ini dapat dipastikan secara berjamaah yakni Menhut, Gubernur Riau, dan mantan Bupati Pelalawan Azmun. Selain itu, Walhi Riau juga mendesak agar kasus SP3 pembalakan liar yang ditangani Polda Riau terhadap 14 perusahaan dibuka kembali.

Karena kasus SP3 juga diduga memang melibatkan Gubernur Riau. Ini seharusnya dibuka. Dan Polda harus bisa mencari bukti lain yang bisa menyeret Rusli Zainal dan MS Kaban. Saatnya KPK harus tunjukan taring kembali bahwa KPK tak tebang pilih,” pungkasnya. (Sumber : Okezone 08/2009)

Kepada Blogger.. Aku Bertanya!

Karena hadiah pertama Rp 6 juta atau karena penasaran kemampuan blogging (aplikasi SEO), banyak blogger berduyun-duyun ikut kontes SEO “Rusli Zainal Sang Visioner”. Dan sejak Juni kemarin, sudah beberapa rekan mengajak saya ikut atau meminta memasang link Rusli Zainal Sang Visioner di blog saya. Dan selama ini saya selalu menolak secara diplomatis (atau no-comment) dengan maksud tidak menyinggung rekan-rekan yang bersemangat mengikuti kontes tersebut. Dan secara terbuka, saya baru menyampaikan pendapat tentang Rusli Zainal di blog Kopral Cepot pada Juli 2009. Dan setelah sebulan ini, saya baru memastikan menulis ini, karena ada rasa tanggungjawab saya kepada rekan-rekan blogger untuk tetap menjaga integritas.

Saya tidak tahu sudah berapa banyak blogger yang ikut kontes SEO ini. Namun yang pasti sejak kontes SEO yang dilaksanakan 12 Juni 2009 dimulai (hingga 12 September 2009), gelar ‘pahlawan’ “Rusli Zainal Sang Visioner” memenuhi halaman utama search engine Google dengan keyword “Rusli Zainal”. Dan ketika saya mengklik beberapa blog/situs, ternyata kebanyakan situs tidak memberi informasi yang jelas (dan benar) tentang Rusli Zainal, atau singkat kata tidak tahu sosok Rusli Zainal sejatinya. Mereka hanya menulis dan mengali dari informasi dari pihak penyelenggara semata.

Bahkan, tidak sedikit blogger yang menulis melalui interpretasi, sehingga memberi informasi yang keliru dan bahkan sangat ‘mengelikan’. Ada yang menulis Rusli Zainal menjabat sebagai Gubernur Riau periode 2009-2011 yang tentu saja salah. Ada yang menulis pula bahwa ketika menjadi bupati ia memajukan provinsi Riau. Padahal bupati untuk wilayah kabupaten, bukan provinsi. Yang benar adalah Rusli Zainal dipilih kembali menjadi Gubernur untuk periode 2008-2013. Sebelumnya menjadi Gubernur berpasangan dengan Wan Abu Bakar pada periode 2003-2008.

Berhasil dari Mana?

Selain kasus-kasus seperti korupsi dan illegal logging diatas, semestinya rekan-rekan blogger memberi input yang jelas apa saja paramater kesuksesan Rusli Zainal ketika memimpin. Sebab acara-acara berskala internasional sudah diinisiasi oleh pemerintah Gubernur Saleh Djasit. Misalnya Festival Melayu Internasional pada tahun 2003, Olimpiade Sains Nasional 2004, dan Olimpiade Fisika Asia 2005 yang semuanya telah direncanakan oleh Saleh Djasit, gubernur sebelum Rusli Zainal. Saleh Djasit sendiri merupakan mantan gubernur Riau pertama yang masuk dalam bui dalam kasus Damkar.

Disisi lebih umum, apa dan bagaimana perkembanga masyarakat, budaya dan pendidikannya? Apa tolak ukurnya? Berapa persen pemberdayaan masyarakatnya? Berapa persen penurunan angka kemiskinan? Berapa besar pula infrastruktur yang bebas dari praktik mark-up dan suap? Inilah salah satu paramater teknis yang harus digunakan untuk memberi ‘gelar’, apakah pantas mendapat ‘Sang Visioner”. Dan perlu diingat kembali, gelar ini hanya boleh diberikan kepada mereka yang bersih dari noda hukum dan ‘kerusakan hutan’ Riau!

Kontes SEO, Konspirasi Kaya Mencari Nama

Jelas sekali, dengan kekurangan informasi, maka untuk memenangkan kontes tidak sedikit yang memoles nama Rusli Zainal. Dan sebagai salah satu penguasa yang memiliki kekayaan dan koneksi, maka tidak sedikit kontes SEO hanyalah menjadi kedok bagi mereka untuk mencuci nama, mendapatkan popularitas, menghilangkan hina dan noda. Tentu dengan serpihan rupiah yang mengiurkan! Disini saya hanya bisa menebak-nebak dan setengah tidak percaya…. apakah benar kontes SEO “Rusli Zainal, Tersangka Koruptor Kok Pahlawan Oleh Blogger!” ini, murni datang dari hati nurani para blogger di kota Bertuah tersebut? Benarkah blogger Pekanbaru menyelenggarakan kegiatan ini atas dasar nurani terdalamnya?

Selesai!

Sampai disini, saya tidak ingin berpolemik atau beropini lagi.  Saya hanya berharap agar aparat hukum terutama KPK mengambil alih kasus dugaan korupsi proyek pemerintahan Rusli Zainal yang berpotensi merugikan negara ratusan miliar. Saya berharap, kasus pembalakkan liar dan dokumen-dokumen yang telah dikumpulkan Irjen Sutjiptadi ketika ia menjabat dapat diproses sampai menjerat aktor intelektualnya. Ini seyogianya menjadi landasan kita untuk ‘berat’ memberi gelar Rusli Zainal sebagai orang yang visioner.

Sedangkan, bagi rekan-rekan blogger yang benar-benar menginvestigasi sosok Rusli Zainal dan pada akhirnya menemukan sosok Rusli Zainal sebagai sosok visioner, maka saya sangat menghargai para blogger ini. Jika para blogger berhasil mewawancarai orang dekat Rusli Zainal, telah masuk ke hutan Riau yang sudah gundul dan menemukan bahwa Rusli Zainal tidak terlibat dalam illegal logging, maka saya tidak meragukan gelar yang Anda berikan kepada Rusli Zainal. Dan saya akan berbalik memberi apresiasi dan jempol saya kepada Rusli Zainal sekaligus Anda yang mendapat data yang otentik. Anda yang sudah mencari fakta dan menunjukkan kepada blogger bahwa Rusli Zainal memang pantas mendapat mahkota “Sang Visioner”.

Saya mohon maaf, jika ada kesalahan dalam penulisan artikel ini, dan membuat rekan-rekan  tersinggung. Saya tidak bermaksud melarang Anda berkreasi untuk lomba SEO, namun hanya sekadar pesan bahwa “ikutilah SEO Rusli Zainal” dengan tulisan yang Anda ketahui sosok dan hasil pembangunannya.

Jangan sampai bahwa bila fakta kasus-kasus di atas (hutan dan korupsi + skandal seks) ini benar, maka kontes ini membuat citra blogger menjadi tidak elok. Dan bila benar, maka peserta kontes SEO serta blogger penyelenggara (“Blogger Bertuah”) secara tidak sadar telah menjadi korban budak dari uang penguasa yang menjajah kita untuk menjual idealisme kebenaran menulis dengan harga yang sangat murah. Hadiah jutaan rupiah yang diperoleh masih sangat terlalu murah dibandingkan dengan penghianatan hukum, kesengsaraan rakyat karena kerugian miliaran rupiah uang negara dikorup, serta hancurnya alam karena hutan hancur. Jangan menjadi tameng, menjadi pelindung bagi mereka yang sedang bermasalah (korupsi atau kerusakan hutan).

Sekian..

Salam Perjuangan, 25 Agustus 2009
ech-wan @Nusantaraku

Referensi Bacaan Lanjutan:

About these ads
85 Komentar leave one →
  1. Mei 28, 2011 12:37 PM

    wah hebat dengan bahan bakar apbd bini jadi calon walikota pekanbaru,,, barangkali kalah….he….he…awal kehancuran…..disuruh anak buah setor………..kalau perlu uang mutasi jabatn segera agar setooooooorrrrrrrr.

    • Mei 28, 2011 12:38 PM

      wah bini disuruh ke mk agar pilkada ulang……………1.000 x pun pasti tak laku….membuat setoran terus………kuras apbd……barangkali…..awal kebangkutan

  2. putra rantau permalink
    Desember 16, 2011 2:33 PM

    sapa yg punya ide mmbangun riau sperti skarang ??rusli zainal punya kekurangan,,tp jgn mmbabi buta mnyalahkan tnpa mnilai prestasi na,,buk septina itu ank pak ismail suko,tkoh bersih,pntar,sderhana,,,jd pntas jd wlikota klu perlu gubernur..bnding kan dgn yg sudah2..hnya pndatang yg gk tau diri yg asal bcara..jgn sampai terjadi pembantaian d sampit trjadi d riau gara2 mlut asal pndatang..

    • putra riau permalink
      Mei 31, 2013 1:09 PM

      @putra rantau: Riau itu kaya bung!! kalo membangun riau seperti ini aja situ banggakan, gmna rusaknya??? Mngkin sampean dipunggut dari kolong jembatan sama rusli zainal.

  3. Desember 25, 2011 9:16 PM

    sayang….anda mengkritik tapi tak menyebutkan nama anda….

  4. Desember 25, 2011 9:17 PM

    kome anda cukup bagus….sayang anda tak berani menyebut nm anda….

  5. Maret 8, 2012 1:23 PM

    ya biar sajalaaah,,, terbukti, di era HM Rusli Zainal, Riau mengalami kemajuan pembangunan yang pesat , angka pertumbuhan ekonominya tinggi diatas rata2, sarana prasarana dan infrastruktur tercapai pembangunannya ! Kabupaten-kabupaten dan kota berbenah maju, cobalah bedakan antara Riau saat ini dengan 12 tahun yg lalu??

    Soal Korupsi ataupun itu, itu biar jadi urusan beliau dengan Tuhan yg akan dipertanggung jawabkan di dunia dan akhirat !! Sejatinya Rakyat Riau saat ini harus tetap mendukung pemerintahan yg berjalan agar tercipta stabilitas pembangunan yang berjalan dan tetap kritis terhadap kebijakkan pemerintah!

  6. Syauqi permalink
    April 5, 2012 5:59 PM

    kok biar sajalah…. aneh…. salah adalah salah baik adalah baik….. percuma punya infrastruktur bagus tapi kondisi lingkungan ancur lebur… mw jadi apa ??? pemimpin korup kok dibiarkan… kalo pembangunan yg ada dilaksanakan itu cuma sekedar2 aja… gak substantif…. ibarat manusia cuma make up aja yg tebel aslinya ancur lebur… waspadalah klawan

  7. Abimayu permalink
    April 17, 2012 6:11 PM

    Dia lagi ngumpet dengan RAMLAN ZAS, mantan bupati Rokan Hulu. Dulu Ramlan pernah berkomentar, “Kalau saya dipenjara, isi sel disebelah saya adalah RUSLI ZAINAL”… Hingga saat ini keberadaan Ramlan Zas juga tidak diketahui dimana….

  8. SEPTINA permalink
    Juni 29, 2012 4:16 AM

    GAK HERAN KALO RZ ( RUSLI ZAINAL / RAJA ZINA ) MAH.
    DULU DIPUNCAK BOGOR JUGA PERNAH ISTRI SEORANG PENGUSAHA ROHUL YANG SEDANG RIBUT DGN SUAMINYA DIGANYANG JUGA BUAT TEST KEPERKASAAN NYA SI RZ YANG SUDAH 3 KALI BOLAK BALIK KE MAK EROT, IMING IMING NYA JUGA SAMA BRUR ….. PERTAMA MOBIL CR. V, LALU UANG BUAT MODAL 25 JUTA KALO SICANTIK EKOR BESAR TADI JADI JANDA KEMBANG, KEDUA DAPAT PROYEK DI RIAU, PROYEK YANG BERKELAS LAH. INI KISAH NYATA KOK. BUNG RZ. SEMUA AJUDAN, MANTAN AJUDAN, KEPALA DINAS SAMPAI SUPIR ATAUPUN MANTAN SUPIR ANDA TAU BENAR ZOLIMNYA MORAL ANDA BUNG. PADAHAL DIRUMAH NYA DIRUMAH BUNG RZ NI TAKUT SAMA NYONYA BESAR NYA SI JENG TINA. OHYA REKAN REKAN BUNG RZ INI WALAU ISTRI SAHNYA SI JENG TINA, TAPI ISTRI GAK SAHNYA BERJUBEL LHO. BELUM LAGI CEM CEM MAN NYA SI BUNG RAZA ZINA INI TADI.
    MAKLUM YANG JADI GUBERNUR TUH SEBENARNYA JENG TINA BUKAN BUNG RZ. ( BUNG PANTAS AJA ANDA TIDAK DIKARUNIAI KETURUNAN ,,,,,, BISA DI BAYANGKAN, BAPAK NYA AJA SEPERTI ITU MORALNYA…. APALAGI ANAKNYA.

  9. Bolot permalink
    Juli 3, 2012 8:40 PM

    Nyong setuju banget sama Septina, tapi ????? !!!!!!!! bukan nya Septina itu nama istri na bro Rusli. Wah bu Tina ini lucu yaaaa.
    Borok suami yang memang udah kudisan alias korengan di buka.

    ngomong ngomong bu Tina, supir mas Bro RZ katanya yang tua mau di pecat yaaaa. jangan dipecat dulu bu. dia tau semua lobang lobang bung RZ ini, baik lobang main golf na, maupun lobang main perempuan.

    ibu Tina pernah kan ke luar kota dan luar negeri ama bung RZ, ibu dan perempuan simpanan bung RZ sama sama dibawa terbang dia lhoo bu. kadang kdang satu pesawat, kadang tidak, Tapi yang pasti selalu satu hotel bu sama si lobang permainan si bung RZ. hanya bedanya lain kamar dan lain lantai bu.

    Nah kalau bung Rz keluar ada penting, atau ada rapat atau mau ngaji di luar, sebenarnya di hanya pindah kamar tuh bu. bukan ngaji bu. Tapi Ngasah Biji dia bu Tina. maaf terbaca kasar ya bu. Tapi ini Fakta bu.

    Hati hati sama Iwapi Riau bu. ada beberapa orang pengurus cantik iwapi, atau iwak penyet yang jadi tempat bung RZ ini mengaji, Mengasah Biji na bu. bukan mengaji kitab suci bu. Dan juga masih banyak tempat bung ini meng kaji, istri istri PNS lingkungan sekitar beliau, PNS yang belum nikah tapi sudah tidak gadis, mahasiswi UNRI, mahasiswi di Batam, Siswi SLTA Surabaya dan Jakarta, belum lagi Escord ladies di hotel bintang tujuh jakarta ( lebih bintang lima bu, karena menyediakan fasilitas kaum adam tujuh keliling )

    Poko na banyak deh bu Tina. sabar ya bu. sabar. kita semua tau kok, tanpa mertua nya dan Istri na, RZ cuma kontraktor busuk. Beda tipis kok antara Pemborong dengan Pembohong.

  10. mulkan aditya permalink
    Februari 7, 2013 1:03 PM

    sabar sabar saja pak..badai pasti berlalu pak..semangaat pak..kami alalu ada untuk bapak
    doa kami slalu untuk bapak..

  11. suardi permalink
    Februari 19, 2013 11:16 AM

    ANDA-ANDA SEMUA JIKA TIDAK TAHU APA-APA JANGAN BANYAK KOMENTAR. TANPA RUSLI ZAINAL RIAU BELUM AKAN MAJU SEPERTI INI. SANGAT BETUL KALAU DIKATAKAN BAHWA RUSLI ZAINAL SEORANG PEMIMPIN YANG VISIONER. JADI..JANGANLAH KEDENGKIAN DAN KEPENTINGAN POLITIK MEMBUTAKAN MATA DAN HATI ANDA SEHINGGA TIDAK TAHU BERTERIMAKASIH DAN KUFUR NIKMAT.

  12. budak melayu asli riau permalink
    Juni 21, 2013 9:50 PM

    sudah lah jangan berdebat karena manusia laknat (RUSLI ZAINAL), biarkan ia menikmati sisa umurnya dengan tenang ditempat semestinya dia berada !!!

  13. Goden Heart permalink
    Juni 23, 2013 2:27 AM

    DIA ADALAH PENJAHAT PALING SADIS DALAM ERA SEKARANG. MENGAPA TIDAK? KURANG-LEBIH 85% HUTAN RIAU TELAH HABIS, GUNDUL, DAN RUSAK FATAL.
    AKIBATNYA,HABITAT SELURUH HEWAN HUTAN TERGANGGU, DAN HEWAN TSB KELUAR DARI HUTAN YANG DI RUSAK, MASUK KE PEMUKIMAN MASARAKYAT, GAJAH, HARIMAU MEMBUNUH MASYARAKAT LOKAL. YANG DISALAHKAN MASARAKYAT. IKLIM GLOBAL TELAH BERUBAH DRASTIS AKIBAT HUTAN YANG DIRUSAK, SUHU MENINGKAT DAN KAWASAN RIAU KINI SANGAT PANAS. HUTAN TERBAKAR, KABUT ASAP TERDISTRIBUSI KE SEGALA PENJURU DAN BAHKAN TEREKSPORT HINGGA NEGARA TETANGGA, YANG DISALAHKAN MASARAKYAT. KASUS-KEJAHATAN HUTAN RIAU, KASUS KORUPSI, KASUS SKANDAL SEKS DIPETI-ES-KAN. RAKYAT SENGSARA, DIA MAU DIBERI GELAS VISIONER, PAHLAWAN??????? KALAU DEMIKIAN SALAM SEMESTA SUDAH TERBALIKKANNYA. YANG PANTAS BAGI DIA ADALAH PENJAHAT KEHIDUPAN YANG PALING SADIS DAN TIDAK PUNYA HATI NURANI. YANG ADA DIMILIKI ADALAH KESERAKAHAN, KETAMAKAN, AMBISIUS, HAUS KEKAYAAN, GILA HORMAT.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.038 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: