Hasil Akhir Pilpres (Quick Count): SBY-Boediono Menang
Berikut hasil final Quick Count dari 3 lembaga survei yakni LSI, Cirrus dan LP3ES.
|
Pasangan |
LSI |
Cirrus |
LP3ES |
| Mega-Prabowo |
26.56% |
27.49% |
27.33% |
|
SBY-Boedionno |
60.85% |
60.20% |
60.36% |
|
JK-Wiranto |
12.59% |
12.30% |
12.31% |
Cat: Data suara sampling yang masuk LSI =99.24%, Cirrus=99.9%, dan LP3ES=91.45%
Quick Count : SBY-Boediono Menang
Seperti kita ketahui berbagai hasil quick count dari berbagai lembaga survei pada Pileg April 2009 menunjukkan ketelitian hingga 99%, sehingga andai kata hasil quick count pada pilpres 2009 ini memiliki tingkat kesalahan (error) mencapai 5% saja, maka perolehan suara SBY-Boediono tetap berada di atas 55%. Sehingga peluang besar bagi pasangan SBY-Boediono menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2009-2014. SBY akan menjadi presiden ke-6 RI, sedangkan Boediono menjadi Wakil Presiden ke-11.
Melalui hasil quick count (meskipun hasil resmi adalah rekapitulasi akhir KPU), saya ucapkan selamat kepada Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan Bapak Boediono atas kemenangannya. Dan perlu dicatat bahwa Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih adalah pemimpin negara, pemimpin bangsa, bukan hanya pemimpin golongan, partai , kepentingan atau kelompok tertentu. Oleh karena itu, sebagai masyarakat kita wajib mendukung kebijakan pemerintah yang tepat, benar, dan baik secara konstitusi rakyat Indonesia, namun disisi lain kita harus tetap kritis dan solutif andai saja kebijakan pemerintah tidak berada dalam koridor konstitusi dan berpihak pada kepentingan bangsa dan negara.
Saya harapkan para pendukung baik yang menang maupun yang kalah (plus golput he…he. ) harus tetap menjaga perdamaian bangsa dan negara. Siap menang, siap kalah! Yang menang, menang secara elagan tanpa arogansi. Yang kalah, tidak perlu benci atau kecewa, kalah secara bermartabat. Setiap pertandingan selalu ada menang dan kalah. Namun yang terpenting adalah ide, solusi, saran, kritik yang ditujukan untuk Indonesia yang lebih baik, bermartabat, berkeadilan dan makmur.
Untuk Bu Mega, Pak Prabowo, Pak JK dan Pak Wiranto, terima kasih atas usaha dan perjuangan Anda. Indonesia akan ingat perjuangan Anda di tahun 2009 ini. Semoga semangat perjuangan dan cita-cita perjuangan Anda untuk Indonesia lebih baik dan bermartabat dapat disalurkan dalam berbagai aktivitas atau media lainnya. Siapapun pemenangnya, yang pasti adalah Merah Putih bendera kita, Garuda Pancasila lambang negara kita, rupiah mata uang kita, hukum adalah kebenaran kita, Bahasa Indonesia adalah bangsa nasional.
Sekali lagi, selamat atas kemenangan SBY-Boediono, semoga Demokrasi tetap terjaga, cita-cita dan tujuan negara dapat terlaksana dan perlu diingat atas janji-janji yang sudah dinyatakan selama kampanye untuk implementasikan dan diraih selama 5 tahun kedepan. Saya yakin Indonesia akan tetap lebih baik dimasa-masa mendatang.
Bagi seluruh masyarakat, siapapun baik pendukung Mega-Prabowo, JK-Wiranto (yang pasti SBY-Boeidono) harus tetap tenang, sportif untuk mendukung berjalannya pemerintah yang akan dipimpin oleh pemenang pilpres 8 Juli 2009 ini. Yang pasti ingat “tetaplah mendukung kebijakan/tindakan yang benar dan baik, namun jangan hanya diam jika terjadi tindakan atau kebijakan yang tidak benar dan tidak baik bagi“. Siapapun orangnya, kita harus belajar siap mendukung dan siap mengkritisi untuk Indonesia yang lebih baik.
Salam Nusantaraku, 8 Juli 2009
ech-wan
Btw, kok angka golput masih cukup tinggi yah? Dari beberapa rilis yang saya baca, hampir 20-30%….



SBY-Boediono kayaknya sudah pasti menang ya Mas…
Pilpres hanya satu putaran, sekarang tinggal kita tunggu
janji-janjinya saja
Kalau sudah hampir seluruh lembaga survei melakukan quick dengan hasil yang hampir sama, maka saya pikir hasil akhir tidak akan jauh berbeda dengan hasil manual.
Dalam tulisan diatas, jika error 5%, maka hasilnya masih diatas 55%. Sedangkan sebarannya di lebih 17 provinsi dengan suara >20%, maka bisa dilihat.
Tugas kita membantu melaksanakan sekaligus mengawasi janji-janji tersebut.
selain kita tunggu mari kita bantu untuk mensukseskan program2 Beliau,walau hanya sekecil apapun karena keberhasilan beliau memimpin tergantung kita2 sekalian yaitu rakyat Indonesia.
Untuk tahun 2014 tidak perlu ada PILPRES lewat DPT di KPU cukup menggunakan LSI dan Quick Count.
waduh.. klo gitu entar pada rancu dong?LSI & Quick Count sbg pendukung keakuratan peran utamanya ya DPT di KPU.inget kan salah satu tim sukses capres hampir ribut dg lembaga surve.
saatnya rakyat menagih janji kampanye:
http://ekojuli.wordpress.com/2009/07/09/saatnya-rakyat-menagih-15-janji-presiden-terpilih/
Siapapun Presidennya, kita dukung!
Hidup rakyat Indonesia.
Semua capres baik; pilihan rakyatlah yang terbaik.
majulah Demokrasi!
majulah Indonesia!
Rakyat Indonesia semakin dewasa dalam berdemokrasi.
lanjutkan!
Selamat kepada Bapak Soesilo bambang Yudoyono dan Bapak Boediono,
Yang terpilih adalah yang terbaik menurut hati nurani rakyat Indonesia.
dari Talaud ke Istana Presiden!
Selamat utk SBY-Budiono, semoga indonesia lebih maju sesuai dengan janji2 di masa kampanye
Untuk yang dari Timor leste,
Masih terus terasa kalian adalah bagian dari NKRI, tapi sejauh mata memandang ternyata harus punya passport kalau mau kesana? Bukan kesalahan pemimpin Indonesia, tapi jika juga kaum2 serakah yang duduk di sana sudah jual diri ke negara lain dengan harapan hanya untuk dapat kursi dan menjadi orang nomor satu di Timor Leste ya beginilah akibatnya….kalian berada sangat dekat, tapi jauh terpisahkan oleh aturan2 hukum baru negara kalian.
Tinggal generasi muda anda yang harus lebih peka, bahwa saat itu Timor-timur juga kebanggaan NKRI. Pernahkah anda sempat hitung….berapa banyak nyawa orang jawa, sumatera, sulawesi, kalimantan….dan dari suku2 lain di NKRI ini, bahkan orang Timor sendiri yang terkorbankan untuk membela rakyat Timor yang berjuang keras untuk menjadi bagian dari NKRI?
Hasilnya sekarang? Seorang pengecut dari Timorlah yang menjual keluarganya sendiri demi kedudukan dan uang.
Kita tetap bersaudara bung….dan memang sudah seperti begitu awalnya….
Tetap berjuang!
Ya kalo pak SBY jadi Presiden, mbok yo keamanannya ditingkatkan lagi brantas preman, penjahat2 yg masih berkeliaran dijalan2 nodong bw senpi, sajam. Trus Polisiy bangunya jagan KESIANGAN alias kejadian udah beberapa hari baru nongol. dan sekarang ini Negara kita makin maju tapi juga penyebaran NARKOBA makin tambah maju. jadi tolong ya pak klo generasi penerusnya biar OTAKnya encer n sehat, bersih jangan dibiarkan di CEKOKIN NARKOBA oleh warga asing yg masuk ke Negara Tercinta ini. Selamat deh……