Lompat ke isi

Daftar Negara/Bank Kreditor Utang Terbesar Indonesia

Maret 25, 2009
Bendera Merah Putih

Bendera Merah Putih

Daftar Negara/Lembaga Kreditor Utang Luar Negeri terbesar Indonesia

  1. Jepang
    45,5% atau 29.8 miliar USD* atau Rp 358 triliun
  2. ADB (Asian Development Bank)
    16,4% atau 10.8 miliar USD atau Rp 129 triliun
  3. World Bank (Bank Dunia)
    13.6% atau 8.9 miliar USD atau Rp 107 triliun
  4. Jerman
    4.7% atau 3.1 miliar USD atau Rp 37 triliun
  5. Amerika Serikat
    3.7% atau 2.3 miliar USD atau Rp 28 triliun

    Logo Bank Dunia

    Logo Bank Dunia

  6. Inggris
    1.7% atau 1.1 miliar USD atau Rp 13 triliun
  7. Negara/lembaga lain
    14.6% atau 9.6 miliar USD atau Rp 115 triliun

Data Utang Luar Negeri Indonesia (2001-2009** )

  • 2001 :  58,791 miliar USD
    Tambahan Utang (5,51 miliar USD), Cicilan Utang + Bunga (4,24 miliar USD)
  • 2002 :  63,763 miliar USD
    Tambahan Utang (5,65 miliar USD), Cicilan Utang + Bunga (4,57 miliar USD)
  • 2003 :  68,914 miliar USD
    Tambahan Utang (5,22  miliar USD), Cicilan Utang + Bunga (4.96 miliar USD)
  • 2004 :  68,575 miliar USD
    Tambahan Utang (2,60 miliar USD), Cicilan Utang + Bunga (5,22 miliar USD)
  • 2005 :  63,094 miliar USD
    Tambahan Utang (5,54  miliar USD), Cicilan Utang + Bunga (5,63 miliar USD)
  • 2006 :  62,02 miliar USD
    Tambahan Utang (3,66  miliar USD), Cicilan Utang + Bunga (5,79 miliar USD)
  • 2007 :  62,25 miliar USD
    Tambahan Utang (4.01 miliar USD), Cicilan Utang + Bunga (6,32 miliar USD)
  • 2008 :  65,446 miliar USD
    Tambahan Utang (3,89  miliar USD), Cicilan Utang + Bunga (5,87 miliar USD)
  • 2009*: 65,7 miliar USD
    Tambahan Utang (????), cicilan utang + bunga (>5 miliar USD)

* 1 USD = Rp 12.000 (asumsi rata-rata) -
** Data Utang Indonesia per 31 Januari 2009. www.dmo.or.id atau Perkembangan Utang Pemerintah 2001-2009
Berdasarkan kebijakan dan diplomasi Pemerintah RI saat ini, pada tahun 2009 jumlah utang luar negari Indonesia akan meningkat. Indonesia akan menambah utang dari ADB, Amerika Serikat, Australia (standby loan), dan lembaga/negara lain.

*****

Dari data posisi utang luar negeri tiap tahunnya, kita melihat bahwa kebijakan pemerintah selalu gali lubang tutup lubang. Tabiat  membayar utang dengan utang lagi, merupakan  mental yang  terus dipupuk oleh Pemerintah SBY. Mengenai dampak utang dan besarnya Utang Indonesia selama 2001-2009, saya telah menulisnya di Fakta-Fakta Tersembunyi SBY-JK (3): Utang Indonesia Membengkak 1667 Triliun

Disisi lain, banyak utang luar negeri Indonesia yang merupakan peninggalan utang era Soeharto yang tidak pantas dibayar oleh rakyat Indonesia, mengingat 30% dana utang luar negeri masuk  ke kantong-kantong kroni Soeharto. Harusnya pada tahun 2006, Indonesia mengambil kebijakan pembebasan utang yang diberikan beberapa negara kreditor. Tapi, sayang…..pemerintah pada saat itu tetap ngotot ingin melunasi semua utang kroni/korupsi Soeharto, disisi lain dana kesehatan dan kejahteraan bagi rakyat miskin sangatlah minim dibanding cicilan utang.

Bayangkan setiap tahun pemerintah menggangarkan puluhan triliun untuk membayar bunga dan utang. Dan sebagian besar anggaran tersebut digunakan untuk membayar bunga pinjaman. Namun ironisnya, meskipun pemerintah tahu konsekuensi bahwa setiap penambahan utang, berarti tiap tahun rakyat harus membayar bunga utang tersebut yang jumlahnya sangatlah besar. Sampai kapan kita menjadi negara yang terus mengutang? Mengapa tidak mengikuti langkah China di era 80-an hingga saat ini yang enggan berutang? Dan perlu dicatat bahwa ekonomi China bangkit menjadi salah satu ekonomi terkuat dunia bukan karena utang, tapi karena kemandirian negaranya dalam memanfaatkan manusia yang dilatih + pengelolaan sumber daya alam yang terbatas. Mengapa Indonesia yang kaya dengan sumber daya alam (lahan yang subur) tidak dapat dimanfaatkan oleh rakyat Indonesia? Yang pasti, sumber daya manusia Indonesia perlu diberi pelatihan, dan pemerintah secara pro-aktif mengembangkan kebijakan pengolahan industri pertanian, perkebunan, manufaktur sehingga meningkatkan nilai jual pengelolaan sumber daya alam kita. Jangan lagi menjual batubara, gas, emas yang besar-besaran ke luar negeri, beranikah pemerintah?

Katakan Tidak pada : Utang

ech.nusa – 25 Marc 2009

19 Komentar leave one →
  1. AMA permalink
    Februari 4, 2011 6:22 PM

    pak kita jual aja pejabat per kilo berikut dengan artisnya untuk bayar hutang, kan lumayan untuk ngembaliin duit mereka kan gemuk2 makan duit rakyat . betapa sedihnya hatiku melihat penderitaan rakyat yang tiada henti akbiat perbuatan para penguasa yang sudah tidak mengenal tuhan dan agama. bapaku sayang bantulah rakyat yang sudah sangat menderita dimana-mana

Lacak Balik

  1. Daftar Negara/Lembaga Kreditor Utang Luar Negeri terbesar Indonesia « Icaen’s Blog
  2. data utang luar negeri indonesia saat ini | Ichaakecil's Blog

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 828 pengikut lainnya.