Skip to content

Melindungi Komputer Secara Manual dari Serangan Virus (Windows)

Februari 12, 2009

Melindungi Komputer Secara Manual dari Serangan Virus (Windows)

Mendengar frasa virus komputer, cenderung kita akan kesal, dari melambatnya kinerja OS kita, hingga hilangnya data-data kita yang sangat berharga. Jauh sebelumnya, ketika virus brontok.exe menyebar luas dan varian-varian trojan yang tidak mampu dibasmi oleh antivirus konvensional (sistem restore Windows tidak bisa berfungsi), maka saya hanya memformat ulang OS saya. Dan media yang paling banyak berkontribusi dlaam penyebaran virus adalah flash disk, disamping cd atau internet.

Sebenarnya, ada banyak cara untuk melindungi komputer kita dari serangan virus yang saling melengkapi. Tool yang paling sering adalah program antivirus. Saya sendiri menggunakan McAfee, dan mau tidak mau harus rutin melakukan update (minimal 1 minggu sekali). Tentu saja, dengan adanya program antivirus tidak menjamin komputer kita aman dari virus-virus yang selalu tumbuh dan berkembang. Terlebih, program antivirus belum sempat kita update.

Selain program antivirus, saya juga memperkuat sistem pertahanan komputer saya dari kemungkinan terinfeksi virus. Jika hanya kita sendiri yang menggunakan Personal Computer (PC) atau notebook (NB), maka kita sebenarnya mampu menjadi operator antivirus secara manual. Namun demikian, jika PC atau NB kita digunakan secara bersama oleh beberapa orang, maka kita dapat memberi informasi dan saling menjaga agar PC/NB bebas dari infeksi virus.

Berikut, ada tiga “tembok perlindungan” yang mampu meminimalisasi penyebaran virus di PC/NB Anda (khusus untuk OS Windows 2000 up):

1. Matikan (Turn off) Autoplay

Dengan mematikan autoplay (menjalankan media data secara otomatis), maka PC/NB tidak akan menginstall atau menjalankan file atau aplikasi yang terinfeksi virus. (kecuali Anda mengklik file bervirus) Caranya:

  1. Kliklah Start Windows
  2. Klik Run
  3. Ketiklah gpedit.msc pada Run, dan tekan enter atau OK [gpedit untuk mengedit sejumlah perintah atau policy dalam sistem OS kita]
  4. Maka akan muncul tampilan Group Policy
  5. Klik Adminstrative Template (Computer Configuration)
  6. Pilihlah System
  7. Lalu, kliklah Turn off Autoplay
  8. Pilihlan Enabled dan All Drives pada Turn off Autoplay on
  9. Klik OK.
  10. Setelah itu ulangi langkah yang sama dengan langkah ke-5, namun pilihan kita sekarang adalah Administrative Template untuk User Configuration.
  11. Pilihlah submenu Systems
  12. Lalu, kliklah Turn off Autoplay
  13. Pilihlan Enabled dan All Drives pada Turn off Autoplay on
  14. Klik OK.

2. Pengontrolan Manual : Show Extension File, Hidden File, dan Hide Protected OS Files (optional)

Langkah kedua adalah mengaktifkan pilihan menu file untuk menunjukkan jenis ekstensi file, file tersembunyi dan file yang dilindungi Windows (pilihan saja). Dengan syarat Anda mengerti tentang jenis-jenis file yang “sehat” dan ‘berbahaya”, maka kita dapat menjadi “antivirus” secara manual. Maka Anda akan mudah mengantisipasi sekaligus menghapus (mendelete) file-file yang berbentuk virus. Dan umumnya adalah file-file aneh yang berektensi .exe (executable file), dan umumnya adalah file-file yang tersembunyi. Jadi, jika ada flash disk yang masuk ke PC/NB, silahkan cek apakah ada file-file /exe yang “aneh”. Jika anda menemukanya, sebaiknya di delete dan jangan pernah diklik, kecuali file .exe adalah installer.

Langkah-langkahnya:

  1. Klik My Computer
  2. Bagian atas toolbar, pilih Tools >> Folder Options
  3. Dari submenu folder option, pilihlah  View
  4. Dari kotak view, scroll ke bawah dan pastikan/pilih:
    • Hidden Files dan Folders >> Pilihlah Show Hidden Files dan Folders
    • Hilangkan tanda check list untuk : Hide Extentions for known file types
    • (Optional) Hilangkan tanda check list untuk : Hide protected operating systems file (Recommended)
  5. Terakhir kliklah Applydan/ atau OK.

Berikut file-file umum (jarang terinfeksi) yang relatif bersih dari infeksi virus : .doc (dokumen Word), .pdf (file acrobat), .mp3 (lagu), .xls (dokumen Excel), video (.avi, .avi, .flv), .cdr, .ppt, .ps, .wav dan masih banyak lagi.

Sebenarnya, dengan menonaktifkan autorun, PC/NB sudah lebih aman dari biasanya.

by echnusa-12 Feb 2009

About these ads
73 Komentar leave one →
  1. Asdiwar permalink
    Juni 27, 2011 9:59 AM

    Gan kalo pakai anti virus mikrosof bagus ngak ???

  2. Juni 27, 2011 10:03 AM

    flesdisk masuk ngak terbaca gimana cara ngatasi nya ? ada yang tahu ngak caranya ,bagi-bagi dunk ilmunya …..

    • romeo permalink
      Oktober 12, 2011 12:57 PM

      klik kolom addres
      trus ketik : “D:\” tanpa tanda baca, Drive sesuaiin ja, D/E/F/G/H/I/J/K/L/M,dst….

    • putra permalink
      Januari 25, 2012 8:37 AM

      di save default aja masuk bios ok…..

  3. September 16, 2011 5:17 PM

    makasih buanyak ya om…di tunggu posting selanjutnya.

  4. September 21, 2011 8:38 AM

    atur suwun …. informasine….

  5. Oktober 13, 2011 7:39 AM

    betul pak, melakukan Pengontrolan Manual : Show Extension File, Hidden File, dan Hide Protected OS Files, itu selalu saya lakukan :)

  6. Desember 7, 2011 11:11 AM

    terimakasih atas info dan ilmunya,,ini sangat membantu buat saya yang masih awam,,,

  7. Maret 18, 2012 4:21 PM

    wes mantep iki mas , izin copas ya mas :D

  8. Oktober 29, 2012 8:07 PM

    Thanks bozz,,infonya……………dan nitip LAPAK KAMI http://www.pusatkostumbola.com pusat belanja olahraga ONLINE

  9. Offshore Company permalink
    Januari 8, 2013 6:21 AM

    Particularly great write-up on Melindungi Komputer Secara Manual dari
    Serangan Virus (Windows) Nusantaraku!
    Always keep writing.

Trackbacks

  1. Melindungi Komputer Secara Manual dari Serangan Virus (Windows) @ VILA MUTIARA cikarang
  2. Melindungi Komputer Secara Manual dari Serangan Virus (Windows) « farizreza

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.033 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: