9 Berita Memprihatinkan 2009 : Pemerkosaan, Foto Bugil dan Pelanggaran Hak Anak
Sepertinya dunia remaja kita sudah benar-benar masuk dalam kondisi sangat memprihatinkan. Meskipun masih banyak siswa-siswi Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang Olimpiade Sains maupun Olahraga, namun maraknya kasus dan perilaku menyimpang oleh remaja saat ini menjadi ‘alarm’ penting bagi petinggi bangsa ini. Dari berbagai data statistik (Komnas PA, Global Youth Tobacco Society“, sebagian anak-anak dan remaja Indonesia berpotensi menjadi beban rakyat atau “loss generation” yang mana mereka terjangkit oleh perilaku konsumerisme, pecandu rokok, narkoba, dan perilaku seks bebas.
Bayangkan, baru saja sebulan kita melewati tahun baru 2009, minimal ada 9 berita nasional resmi yang dikeluarkan oleh Kantor Berita Antara sejak 1 Januari 2009 yang sangat memprihatinkan. [catatan: tanggal diberitakan, bukan tanggal kejadian]
- Siswi SMA Diperkosa Pemuda – Makasar, 4 Jan 2009
- Foto Bugil SMA Beredar di Bulukamba Sulsel – Sulsel, 4 Jan 2009
- Siswi SMP (16 tahun) Diperkosa dan Dibunuh – Banyumas, 14 Jan 2009
- Video Porno Pelajar di Magetan Gegerkan Warga – Magetan, 28 Jan 2009
- Anak di Bawah Umur (14 tahun) Dipaksa Kawin Seri Menjadi Isteri Ketiga – Pekanbaru, 2 Feb 2009
- Pemuda (21 tahun) Perkosa Nenek Tua (80 tahun) – Banten, 2 Feb 2009
- Caleg PDIP (42 tahun) Jadi Tersangka Pencabulan Remaja 12 Tahun – Gorontalo, 4 Feb 2009
- Enam Saksi Percobaan Pemerkosaan Mahasiswi Diperiksa – Mataram, 4 Feb 2009
- Dua Remaja di Bojonegoro Perkosa Temannya - Bojonegoro, 5 Feb 2009
Dari 9 berita nasional tersebut, 7 (atau 77% ) menimpa pada anak-anak dan remaja Indonesia. Dari kasus video/foto bugil/porno (2 kasus), pelanggaran UU Perlindungan Anak dalam pemaksaan pernikahan (1 kasus), sisanya adalah pencabulan dan pemerkosaan. Dan terakhir adalah berita dua remaja putra (14 dan 16 tahun) yang tega memperkosa temannya yang baru berusia 12 tahun di Bojonegoro. Tidak tanggung-tanggung, dua bocah yang masih belia telah menyusun rencana terstruktur dengan menguntit dari belakang temannya sehabis pulang mengaji. Pastinya kedua remaja putra ini mempelajari atau mendapat ilham dari media luar dengan memperkosa remaja putri ini secara bergantian.
7 Solusi dan Pencegahan
- Bersihkan media dari materi porno, pencabulan, dan kekerasan
Tidak bisa dipungkiri bahwa media seperti internet, majalah, komik dan DVD yang porno – cabul yang menjadi bahan inspirasi alam bawah sadar anak-anak Indonesia. China saja telah memblokir lebih 1700 situs sejak Januari 2009 demi melindungi 200 juta anak dan remaja China dari perilaku amoral. - Penegakan Hukum
Tindak secara tegas yang sengaja membuat, merekam, dan atau menyebarkan foto atau video yang menunjukkan kekerasan, seksual, dan sejenisnya. Tindak tegas petugas kepolisian yang senang mendapat bayaran dari para penyebar DVD bajakan yang disertai DVD porno. Emang aparat yang keparat. Jangan hanya membumihanguskan preman di Indonesia, tolong dong Kapolri baru menindak preman di internalnya. - Bersihkan TV dari Iklan/Materi dari Rokok, Hedonisme dan Konsumerisme
Banyak anak dan remaja kita belajar dari media TV kita yang hampir tidak bermutu, dengan sinetron kisah cinta dan pergaulan bebas, iklan rokok, Reg Ramal dan sejenisnya hingga SMS judi oleh beberapa stasiun TV (maklum..stasiun TV milik keluarga Menko Kesra marak dengan kuis judi dan iklan Reg) - Restruksturisasi Sistem dan Metode Pendidikan
Hampir 1/2 kehidupan anak-anak dan remaja berada di lingkungan sekolah. Sehingga dalam hal ini, watak dan perilaku anak-anak dibentuk secara dominan di lingkungan sekolah. Angan-angan Mendiknas yang terlalu tinggi tidak disertai oleh pembinaan dan pembenahan SDM sekolah yang baik. Siswa Indonesia pun dilatih menjadi siswa instan, semata-mata hanya menjadi ‘goal oriented” - Indonesia Mendidik
Meskipun anggaran pendidikan telah mencapai seratus triliun lebih dalam beberapa tahun terakhir ( dan 200 triliun pada 2009), ternyata Mendiknas gagal mentranformasi esensi pendidikan yakni pengetahuan yang disertai moralitas (iptek dan imtak). Sehingga diperlukan secara mendesak agar pemerintah segera mengucurkan dana untuk melakukan publikasi dan edukasi melalui berbagai media (selain tenaga pendidik) seperti film-film yang mengangkat semangat orang (anak dan remaja) untuk berjuang. Contoh : Denias, Laskar Pelangi. Pemerintah harus mendorong industri perfilman menghasilkan karya-karya seperti itu, lalu dibentuk panitia penilai film, lalu pemerintah mensubsidi biaya untuk menayangkan film-film tersebut di beberapa stasiun TV. Jangan hanya mengiklankan kampanye politik.
Sudah seharusnya, individu atau parpol menyisihkan dananya untuk membiayai film-film berkualitas untuk mendidik anak bangsa di negeri ini. - Menteri Anak-Anak dan Remaja Indonesia
Anak-anak dan remaja merupakan aset yang sangat berharga. Jika sejak dini, negara telah memberikan perhatian penuh pada anak-anak, maka Indonesia kedepan akan maju. Sehingga, jika ada capres atau partai yang mengusungkan serta memiliki visi dan misi yang jelas tentang Menteri Anak-Anak dan Remaja Indonesia, maka kemungkinan saya akan mendukungnya. - Hapus Kemiskinan dengan Pendidikan dan Kesehatan yang Terjangkau
Saya hanya berbicara fakta bahwa banyak oknum guru dan kepala sekolah yang secara halus memeras uang orang tua siswa dengan berbagai kebijakan yang mengharuskan membeli atau membayar uang ke sekolah. Di sisi kesehatan, pemerintah daerah sudah seharusnya konsen dengan gizi kesehatan masyarakat. Jika akses pendidikan sulit diserta kurang gizi, maka hal ini kelak akan kembali memiskinkan masyarakat tersebut. (mata rantai miskin-kurang gizi-penyakit-pendidikan rendah-miskin-kurang gizi dst)
Untuk Indonesiaku yang lebih baik.
Terima kasih.
echnusa -6 Feb 2009
Catatan:
Tulisan-tulisan terkait dan solusi komprehensif sudah pernah saya tuangkan dalam beberapa artikel sebelumnya yakni:
6 Situs Porno yang Paling Banyak diakses di Indonesia (Sub-bagian Selayang Pandang)
Gaya Hidup Bebas Remaja – Seks, Rokok, Konsumerisme (realita dan keprihatinan)



Hitam putih Mpr/dpr…,mereka yg bikin peraturan,larangan,orang yg korup,suka pornografi,memaksa org lain untuk tdk melanggar.,..,kapan mau maju klo yg bikin aturan aja kaum munafikisme…..,
betul gan… blokir situs porno..
makin hari makin parah aj kejahatan…
ya…begitulah hidup,
ada hitam dan ada yg putih
betul bangeet gan, atau emang ada orang yang rada-rada setenggah gitu dech yang gak ada kerjaan terus buat situs yang gak jelass< gimanaaaah toh maaaas !!!!!!!!!!!!
kasihanilah remaja@ kita, jangat buat mereka jadi rusaak dong !!!!!!!!!!!!!
Memang dasar anjing pejabat korup,rada susah klu hukum msh memble-jalan satu2nya hukuman mati dirajam-biar mati ditimpukin sama org senusantara tuh………..
Kenikmatan d,dunia hanya sesa’at, pkirkan mati dn amal yg tlah kita perbuat..
Ap yg akan trjadi stelah kita mati
Nice artikel Gan, sangat menarik dan informatif
Hukum biar kapok
I constantly spent my half an hour to read this webpage’s articles every day along with a cup of coffee.
Hey there! This is my first visit to your blog!
We are a collection of volunteers and starting a new project in a
community in the same niche. Your blog provided us valuable information to work on.
You have done a extraordinary job!