Skip to content

Petemuan Kekuatan Militer Rusia – China

Desember 10, 2008

Menteri Pertahanan Rusia dan China bertemu di Beijing
        Menteri Pertahanan China dan Rusia bertemu di Beijing pada hari Rabu, 10 Desember 2008 untuk membahas kerjasama militer, rencana pembangunan sistem pertahan rudal USA di Eropa Tengah dan program nuklir Korea Utara.

        Khusus untuk isu rencana sistem pertahan rudal USA, seorang narasumber dari delegasi Rusia mengatakan, “China mendukung alasan Rusia dalam menangani ancaman keamanan dan stabilitas dunia” yang disebabkan oleh kehadiran misil rudal USA di Eropa Tengah.

        Rusia menentang keras rencana Amerika untuk memasang 10 sistem antirudal di Polandia dan radar di Czech, dengan alasan untuk mempertahankan keamanan nasional dari ancaman. Washington beralibi bahwa sistem pertahanan ini diperlukan untuk mengatasi berbagai kemungkinan serangan dari negara “penghancur” seperti Iran.

        Nara sumber tersebut mengatakan bahwa Anatoly Serdyukov dan Liang Guanglie juga akan membahas proyek oleh Amerika, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Taiwan untuk membangun sistem pertahanan misil regional. Pemerintah China menentang keras proyek tersebut.

        Dalam isu nuklir Korut, narasumber menyatakan bahwa, “Baik Rusia maupun China yakin bahwa masalah nuklir Korut dapat dan sebaiknya diselesaikan dengan cara damai, dan sanksi-sanksi yang dijatuhkan saat ini akan menyebabkan Pyongyang bertindak hal yang kontra-produktif”

Rusia dan China Memperat dalam Pembuatan Pesawat Tempur

        Direktur Perusahaan Pesawat Terbang Sukhoi Rusia mengatakan Rusia dan China menyepakati kerjasama di bidang pembuatan pesawat tempur. Mikhail Pogosyan mengutarakan, “China adalah konsumen utama pesawat kami (Rusia) dan saat ini Angkatan Udara China menggunakan lebih dari 200 pesawat tempur Su-27 Flanker dan Su-30 Flanker -C.”

        Pogosyan mengunjungi China bersama dengan Menteri Pertahanan Rusia – Serdyukov dalam rangka menghandiri pertemuan Komisi Kerjasama Rusia-China dalam bidang Militer ke-13. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kedatangan komisi ini juga dalam rangka pengembangan kerjasama dalam produksi pesawat dan khususnya izin produksi pesawat Su-27  dan Su-30 di China.

Sumber : http://en.rian.ru/world/20081210/118777026.html
10 Desember 2008

About these ads
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.028 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: