
Devid dan Kemat
Pendahuluan
Pertengahan 2008 silam, kita dikejutkan dengan kasus “Ryan Jombang” yang membunuh (dan sebagian dimutilasi) setidaknya 11 korban. Dalam penyelidikan kasus mutilasi, pada Agustus 2008 Ryan mengaku bahwa salah satu mayat di pekarangan orang tua Ryan di Desa Jatiwates, Tembelang, Jombang adalah Asrori. Padahal 3 bulan sebelumnya, Mei 2008, PN Jombang telah memvonis Imam Hambali alias Kemat (26 th) 17 tahun penjara dan Devid Eko Priyanto (17 th) 12 tahun penjara. Mereka didakwa karena telah membunuh Asrori yang mana mayat Asrori ditemukan dikebun tebu di Desa Bandarkedungmulyo – Jombang.
read more…


Berikut dua percakapan antara Anggodo dengan Anggoro dan Anggodo dengan Ong Yuliana yang membawa-bawa nama SBY ikut serta dalam makelar kasus suap-korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) oleh PT Masaro. read more…

Pasca siaran langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dengan jajaran petinggi Kepolisian RI, sebagian masyarakat mempercayai penuh keterangan Kapolri beserta jajarannya. Mereka percaya pada pernyataan Kapolri bingung dengan pernyataan versi Bibit dan Chandra. Mereka melihat dua sisi yang sangat kontras pasca 3 hari sebelumnya (3 Nov 2009) tercengang menyaksikan/mendengarkan pemutaran rekaman isi rekaman penyadapan KPK oleh Mahkamah Konstitusi. Rekaman percakapan antara Anggodo dengan sejumlah petinggi penegak hukum membuat rakyat malu sekaligus marah atas dagelan penegakan hukum yang bisa dengan mudah dibeli dengan uang. read more…

Bagi yang tidak sempat menyaksikan langsung via TV, Radio Elshinta telah mengupload file-file percakapan Anggodo terkait kasus Masaro oleh KPK, sehingga Anda dapat mendownload file-file audio penyadapan acara pemutaran rekaman penyadapan Anggodo oleh KPK. KPK menyadap percakapan Anggodo dengan berbagai pihak, dan untuk pertama kali Mahkamah Konstitusi (MK) membuka secara terbuka rekaman percakapan Anggodo pada Selasa, 3 November 2009. read more…

Berikut transkrip rekaman yang diperdengarkan secara terbuka di sidang Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Selasa (3/11). Rekaman dugaan rekayasa kriminalisasi pimpinan KPK berbentuk 1 cakram (cd) dengan durasinya sekitar 4,5 jam. Rekaman tersedut terdiri dari 9 file mayor, yakni : read more…
Kisah/riwayat hidup Wakil Ketua KPK nonaktif Bibit Samad Riyanto cukup berliku. Berawal dari keluarga yang kurang mampu, Bibit akhirnya menjadi seorang jenderal di kepolisian hingga menjadi pimpinan KPK.
Wakil Ketua KPK Non-aktif Bibit Samad Rianto bersama Chandra M Hamzah menjadi perhatian jutaan rakyat Indonesia ketika mereka ditahan oleh Bareskrim Mabes Polri. Sebelumnya mereka dijadikan disidik dengan dugaan pelanggaran yang berubah-ubah, dari penyadapan, suap, hingga kewenangan dan pemerasan. Mereka berdua ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Brimob Kelapa Dua Depok, tempat tahanan yang selama ini banyak dihuni oleh tahanan titipan KPK dan para teroris. read more…
Pendahuluan
Erry Riyana Hardjapamekas, mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2003-2007 meminta kepada polisi agar dirinya ditetapkan sebagai tersangka serta ditahan. Ia mengaku pernah melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah. Permintaan itu telah disampaikannya melalui surat yang ditujukan kepada Kabareskrim Komjen Susno Duadji pada 30 Oktober 2009. read more…

Adalah hak pihak kepolisian untuk menahan seseorang yang menjadi tersangka. Adalah hak seseorang tersangka pula (dalam konteks asa praduga tak bersalah) untuk membela dirinya dari segala tuduhan. Dalam ranah hukum tersebut, ada situasi dan kondisi yang mana seseorang tersangka tidak ditahan. Jenis kriminalitas yang dituduhkan, jejak rekam diri (potensi melarikan diri), kemungkinan menghilangkan barang bukti, serta perilaku selama menjadi tersangka. read more…
Kusnan dengan 5 Lembar Rp 2000
Sebagai renungan bagi kita semua dan juga pejabat Kementerian Negara Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang meminta kenaikan gaji para pejabat negara. Kisah ini merupakan suatu fenomena kemiskinan hidup bagi 32.5 juta rakyat Indonesia. Suatu realitas yang hadir ditengah-tengah masyarakat. read more…










